Bale Bandung

Pengamat : Studi Banding Kades ke Bali Sesuai Permendes

×

Pengamat : Studi Banding Kades ke Bali Sesuai Permendes

Sebarkan artikel ini
Kepala DPMD Kab Bandung, Tata Irawan bersama 26 kades yang ikut studi bandung ke Bali, Senin (26/2/20). by DPMD
Kepala DPMD Kab Bandung, Tata Irawan bersama 26 kades yang ikut studi bandung ke Bali, Senin (26/2/20). by DPMD

SOREANG, Balebandung.com – Program studi banding  26 Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Bandung, ke Kabupaten Badung Provinsi Bali di masa pandemi Covid-19, menjadi polemik dan sorotan sejumlah kalangan.

Menanggapi hal tersebut, pengamat dan mantan praktisi pemerintahan Kabupaten Bandung, Djamu Kertabudi mengatakan, memang dalam kondisi pandemi Covid-19 semua pihak lebih sensitif. Bahkan bereaksi keras terhadap realisasi program kegiatan Pemkab Bandung yang dinilai tidak tepat dilakukan dalam kondisi saat ini.

“Artinya, harus dilakukan secara selektif dan mengedepankan asas kepatutan dan kearifan. Terlebih di Kabupaten Bandung yang sedang menjalani perhelatan Pilkada 2020. Sehingga, langsung atau tidak langsung senanatiasa diasumsikan berkaitan dengan hal politik,” kata Djamu kepada wartawan, Rabu (28/10/20).

Namun, tukas Djamu, sebelum menilai jauh tentang hal tersebut, seyogyanya semua stakeholder tahu dulu apa yang melatarbelakangi program studi banding ke Bali tersebut.

“Sebab, hal itu berkaitan dengan Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun (IDM). Di mana status kemajuan dan kemandirian desa diarahkan, dibina, dan dikembangan menjadi Desa Mandiri,” jelasnya.

Menurut RPJMD 2016-2021 Kabupaten Bandung, imbuh Djamu, selama lima tahun berjalan mentargetkan 65 Desa Mandiri dari sebanyak 270 Desa. Artinya, melebihi target yang ditentukan.

Sesuai data yang ada, pada tahun 2019 sudah ada 26 desa berstatus Desa Mandiri dan pada tahun 2020, ada 56 Desa. Sehingga menjadi 82 Desa Mandiri, hal itu memang sudah melebih target yang tercantum dalam RPJMD 2016-2021.

Dengan demikian, kata Djamu, dinas terkait telah menganggarkan pemberian penghargaan kepada 26 Desa berprestasi yang berhasil meraih strata Desa Mandiri tahun 2019 dalam APBD 2020. Adapun bagi 56 Desa yang meraih status Desa Mandiri tahun 2020, akan dianggarkan pada tahun 2021.

Hal itu menurutnya sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap 26 Desa dengan studi banding ke Kabupaten Badung Bali. Karena secara nasional semua desa di sana menjadi percontohan Desa Mandiri.

“Saya sangat sependapat bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, menjadi pertimbangan utama  dalam merealisikan program kegiatan pemerintah. Namun, bukan berarti lantas program menjadi stagnan,” kata dia.

Djamu menegaskan, memang dalam kondisi saat ini. Semua pihak harus lebih bijak dalam memutuskan suata kebijakan. Apalagi di Kabupaten Bandung, sedang masa pilkada.

“Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 mengambil kebijakan cukup longgar dibanding sebelumnya. Termasuk dalam hal studi banding kades ke Bali. Karena, pertimbangan ekonomi yang dikenal dengan Adaptasi Keadaan Baru (AKB),” kata Djamu. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]