Bale Bandung

Pemkab Bandung Siap Revisi Ejaan Nama Oto Iskandar Di Nata

×

Pemkab Bandung Siap Revisi Ejaan Nama Oto Iskandar Di Nata

Sebarkan artikel ini
Pahlawan Nasional R Oto Iskandar Di Nata. by ist
Pahlawan Nasional R Oto Iskandar Di Nata. by ist

SOREANG, Balebandung.com – Pemkab Bandung menyatakan siap merevisi ejaan nama R Oto Iskandar Di Nata yang banyak dipertanyakan berbagai pihak. Penjabat Sekda Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan hal itu setelah pihaknya mengkaji ejaan nama yang benar dari Pahlawan Nasional asal Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung tersebut.

“Memang dalam ejaan penulisannya salah, terutama pada nama Oto itu tidak double T, tapi satu T saja karena kan urang Sunda. Hal ini setelah kami kaji kembali dan melihat berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 088/TK/Tahun 1973, tanggal 6 November 1973. Dalam SK Presiden tersebut tereja nama R. Oto Iskandar Di Nata,” kata Tisna kepada TIMES Indonesia, Minggu (7/2/21).

Kemudian, imbuh Tisna, nama kepanjangannya juga dipisah Di Nata, tidak disatukan Dinata.”Oleh karena itu nanti akan kita klarifikasi ejaan namanya, akan kita tindaklanjuti dengan merevisi dari ejaan nama yang salah,” ujarnya.

Pj Sekda Kabupaten Bandung A TIsna Umaran

Disinggung terkait keluarga ahli warisnya, sebenarnya menurut Sekda Pemkab Bandung sudah menyurati pihak ahli waris untuk mengucapkan terima kasih. Termasuk nantinya soal peresmian nama Jalan Oto Iskandar Di Nata di Soreang sebagai pengganti nama Jalan Gading Tutuka.

“Nah, nanti pas peresmian nama jalannya, kita akan undang untuk hadir dari pihak ahli waris. Kalau waktu peresmian RSUD Oto Iskandar Di Nata kami atas nama Pemkab Bandung mohon maaf, karena mungkin ada kelalalian dari pihak panitia peresmian RSUD-nya,” ujar Tisna.

Ia pun mengakui pemberian nama suatu bangunan atau jalan harus melalui kajian akademik, dengan melibatkan para ahli termasuk keluarga ahli waris.

“KIta kan niat baiknya memberi nama gedung prestisius seperti RSUD Oto Iskandar Di Nata untuk menghargai jasa pahlawan nasional asal Kabupaten Bandung. Semangatnya kan di situ, seperti nama Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung yang merupakan julukan dari Oto Iskandar Di Nata,” tukas Tisna.

Sebelumnya diberitakan, penulisan nama RSUD Otto Iskandar Dinata dipertanyakan oleh pemangku kepentingan dari nama Pahlawan Nasional berjuluk Si Jalak Harupat itu.

Selain salah dalam penulisan, pihak pemangku kepentingan pun merasa tak pernah dilibatkan dalam penamaan gedung rumah sakit yang baru saja diresmikan oleh Bupati Bandung Dadang M Naser tersebut.

Termasuk dari keluarga ahli waris Oto Iskanda Di Nata tidak tahu menahu karena tidak ada komunikasi sama sekali antara Pemkab Bandung dengan keluarga ahli waris.

Ketua Gerakan Pilihan Sunda Andri Perkasa Kantaprawira mengatakan, dalam penulisan nama RSUD Otista tersebut, “OTTO ISKANDARDINATA” sebenarnya tidak tepat. Karena berdasarkan berbagai literatur sejarah dan pengakuan ahli waris dari Pahlawan Nasional itu nama yang benar adalah “Oto Iskandar Di Nata”. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung,com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (25/7/2026). Peringatan HAN tahun ini berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 5.000 […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan Jawa Barat menjadi salah satu daerah prioritas Program 3 Juta Rumah. Hal itu ditandai dengan lonjakan kuota rumah subsidi melalu Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang meningkat dari sekitar 6.000 unit tahun sebelumnya menjadi 46.000 unit pada tahun ini. “Peningkatan kuota rumah […]

Bale Bandung

balebandung.com – Majalaya dikenal sebagai salah satu kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Julukan sebagai “Kota Dolar” pernah melekat karena geliat ekonominya yang tumbuh pesat sejak dekade 1960-an. Di balik deretan pabrik dan aktivitas industri yang tak pernah berhenti, ternyata masih hidup satu warisan budaya yang usianya jauh lebih tua dari mesin-mesin produksi itu: […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, Balebandung.com – Tabuhan rebana berpadu kembali menggema di sejumlah kampung di Kecamatan Rancaekek. Masyarakat setempat lebih akrab menyebut kesenian ini sebagai teureubangan atau terbangan. Teureubangan merupakan salah satu kesenian tradisional Islam yang telah lama berkembang di berbagai daerah di Jawa Barat. Terbangan adalah kesenian tradisional yang memakai tabuhan rebana atau terbang, di mana irama […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan data resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total harta kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp20.555.150.000. Laporan tersebut disampaikan kepada KPK pada 19 Maret 2025 untuk periode pelaporan tahun 2024. Berdasarkan dokumen LHKPN, harta kekayaan Ketua DPRD […]