Bale Bandung

Bupati Bandung Umumkan Cakra Amiyana Jadi Sekda Kabupaten Bandung

×

Bupati Bandung Umumkan Cakra Amiyana Jadi Sekda Kabupaten Bandung

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat pengukuhan Pengurus Forum Pelajar Sadar Hukum di Gedung Moch. Toha, Soreang, Senin (31/5/21). by Humas Pemkab
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat pengukuhan Pengurus Forum Pelajar Sadar Hukum di Gedung Moch. Toha, Soreang, Senin (31/5/21). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengumumkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung, Dr. Cakra Amiyana, ST. MA, terpilih sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten, Selasa (27/7/21).

Terpilihnya Cakra Amiyana menjabat Sekda Kabupaten Bandung disetujui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam surat bernomor 821/3948/SJ tentang Persetujuan Pengangkatan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung. Persetujuan Mendagri tersebut disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung.

“Alhamdulillah, setelah mendapat persetujuan dari Mendagri, maka Dr Cakra Amiyana, ST.MA, yang sekarang menjabat Kepala Bappeda Kabupaten Bandung akan segera saya lantik menjadi Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung definitif, sebelum bulan Agustus,” ucap Bupati Dadang Supriatna di Gedung Moch Toha, Soreang, Selasa (27/7).

Cakra Amiyana mengaku bersyukur atas terpilih dirinya sebagai Sekda Kabupaten Bandung, dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bupati Bandung memilih dirinya sebagai sekda.

Ami, sapaan Cakra Amiyana menyatakan dirinya siap menjalankan amanah untuk melaksanakan tugas selaku Sekda Kabupaten Bandung dalam mewujudkan visi misi Bupati Bandung.

“Alhamdulillah, saya mohon doa dan dukungan seluruh OPD Kabupaten Bandung, dukungan dari rekan-rekan media juga. Karena media juga menjadi salah satu faktor sukses keberhasilan dalam mewujudkan masyarakat Kabupate Bandung yang Bedas, Bangkit Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera. Aamiin,” ucap Ami.

Sebelumnya diberitakan, Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Bandung mengumumkan tiga besar nama calon Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Rabu (9/6/21).

Ketiga nama calon sekda itu yakni Akhmad Djohara, Asep Wahyu, dan Cakra Amiyana (nama disusun berdasarkan abjad). Pengumuman juga ditayangkan di https://seleksijpt.bandungkab.go.id/.

Penetapan ketiga calon berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Nomor : 820/24/PANSEL/2021 Tanggal 08 Juni 2021.

Ketiga nama calon itu direkomendasikan oleh Panitia Seleksi kepada Bupati Bandung, untuk kemudian ditetapkan dan dilantik sebagai sekda definitif Kabupaten Bandung. Hingga akhirnya Cakra Amiyana terpilih menjabat Sekda Kabupaten Bandung definitif. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]