Bale Bandung

DP2KBP3A Kab Bandung Lakukan Pendataan Keluarga 2021

×

DP2KBP3A Kab Bandung Lakukan Pendataan Keluarga 2021

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) kembali melakukan Pendataan Keluarga (PK) di tahun 2021, setelah kegiatan yang sama dilakukan pada tahun 2015.

Pendataan ini sempat tertunda satu tahun, karena mestinya kegiatan ini dilakukan pada tahun 2020. Namun karena kondisi pandemi Covid-19 yang belum reda, pendataan yang menurut rencana dilaksanakan 1 hingga 30 Juni 2020, maka pendataan tersebut urung dilaksanakan.

Selain sebagai data operasional atau peta kerja untuk intervensi program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana), serta program pembangunan lainnya, Pendataan Keluarga 2021 (PK21).

PK21 diharapkan dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk menanggulangi kemiskinan, ketertinggalan pembangunan hingga keluarga berkualitas dengan kondisi yang berbeda-beda antar wilayah.

Sejalan dengan rencana tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung melakukan berbagai persiapan untuk pelaksanaan PK21.

“Mulai dari rapat intern di lingkup OPD untuk memberikan pemahaman mengenai tata cara Pengisian Formulir Pendataan Keluarga diikuti oleh seluruh UPT P5A, Kader Pendataan, Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD serta pembentukan kader pendataan yang diantaranya terdiri dari Manajer Data dan Supervisior,” jelas Kepala DP2KBP3A Kab Bandung, H.M. Haerun, SH.,MH, Jumat (19/3/21).

Hairun menjelaskan, dibandingkan dengan PK 2015, data yang akan diperoleh pada PK 2021 nantinya akan lebih lengkap karena memiliki beberapa variabel yang akan ditambahkan.

Variabel yang dimaksud diantaranya terkait dengan Pembangunan Keluarga, melengkapi dua program lainnya yang sebelumnya telah ada dan diamanatkan kepada BKKBN, yakni Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) serta aspek Anggota Keluarga (Individu).

Selama ini, lanjutnya, dalam melakukan pendataan, BKKBN lebih melihat indikator Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) dan Total Fertility Rate (TFR).

Padahal LPP dan TFR lebih terkait dengan program Kependudukan dan KB. “Untuk itulah program Pembangunan Keluarga dibuat indikatornya dalam bentuk Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) yang akan dapat menjelaskan kualitas keluarga yang ditunjukkan melalui indikator ketenteraman, kemandirian dan kebahagiaan keluarga,” lanjut Hairun.

Ia menyebut untuk persiapan PK21 pihaknya telah mempersiapkan 10.107 orang tenaga kader pendata yang terdiri dari Supervisor Data dan Manager Data.

“Tenaga pendataan yang kami persiapkan akan meng-cover sekitar 90 persen dari total kepala keluarga (KK) yang berjumlah sekitar 1,1 juta KK di 4.274 RW dan 17.200 RT,” bebernya.

Menurut Haerun, kegiatan PK21 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 1 April s/d 31 Mei 2021. Dimana kegiatan ini merupakan prioritas BKKBN untuk menghasilkan data mikro dengan menyediakan data dan informasi keluarga by name by address.

“Sehingga dengan data ini lokasi masing-masing keluarga yang terdata dapat diketahui dan bagaimana tata cara treatment-nya,” jelas Hairun.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melontarkan kritik terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), khususnya dalam penataan jaringan utilitas telekomunikasi dan implementasi ducting. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mempertanyakan masih ditemukannya kabel telekomunikasi yang melintang dan tidak tertata dan semrawut, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung telah memiliki regulasi yang mengatur pipa bersama […]