Bale Bandung

Bupati DS: Target 2 Juta Vaksinasi Lagi, Masih Butuh 40 Ribu Dosis Vaksin Perhari

×

Bupati DS: Target 2 Juta Vaksinasi Lagi, Masih Butuh 40 Ribu Dosis Vaksin Perhari

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau Sentra Vaksinasi Covid-19 di Dome Bale Rame, Soreang (14/9/21). by Hms

BALERAME, Balebandung. com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19, kolaborasi antara PT. Kalbe Farma Tbk, Kompas Gramedia dan Pangdam III Siliwangi.

Program yang menargetkan 1.000 orang itu, menyasar ibu hamil, pelajar dan masyarakat umum di Kabupaten Bandung.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan banyak terimakasih. Acara ini merupakan suatu kerjasama yang sangat luar biasa. Saya harap kegiatan ini bisa diikuti oleh pihak-pihak lainnya,” ujar bupati usai meninjau Sentra Vaksinasi Covid-19 di Dome Bale Rame, Soreang (14/9/21).

Bupati Bandung menilai, kegiatan itu dapat membantu pemerintah daerah dalam rangka memenuhi target pencapaian 80% vaksinasi bagi warga Kabupaten Bandung, pada bulan Desember mendatang.

“Saat ini sekitar 800 ribu orang sudah tervaksin, baik melalui program vaksinasi dari pemerintah daerah maupun dari sentra-sentra vaksin lainnya. Artinya target vaksin kita tersisa 2 juta jiwa lagi,” ungkap Dadang Supriatna.

Dadang mengatakan, kelancaran pendistribusian vaksin dinilai menjadi salah satu faktor pendukung percepatan target vaksinasi.

“Dosis yang kita butuhkan sekitar 4 juta dosis. Kita hanya mempunyai waktu sekitar 100 hari lagi hingga bulan Desember. Itu artinya minimal dalam sehari kita harus mendapatkan 40 ribu dosis vaksin,” ungkapnya.

Tak lupa dirinya mengingatkan, bahwa vaksinasi tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan (prokes). Pelaksanaan vaksinasi harus tetap diiringi prokes yang ketat.

“Alhamdulillah, karena Kabupaten Bandung sudah landai. Kalau kita lihat secara internal kita sebenarnya sudah level 1. Saat ini yang sedang digalakkan adalah vaksinasi. Tetap kita harus siaga jangan sampai terlena, karena covid ini belum selesai,” jelas Kang DS, sapaan bupati.

Kang DS mengatakan, program vaksinasi saat ini sedang fokus kepada para pelajar. Dengan diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM), para pelajar diharapkan dapat segera divaksin.

“Mungkin nanti ke depan, kita arahkan pelajar untuk menggunakan aplikasi Peduli Lindungi, agar terdeteksi siapa yang sudah dan belum divaksin. Secara bertahap saya sudah usulkan kepada Pak Menteri Menko Marves, untuk pendistribusian 1,5 juta dosis vaksin pelajar. Semoga bisa segera terealisasikan,” ungkap Kang DS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]