Bale Bandung

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Desa Bojong Kembangkan Budidaya Ternak Bebek

×

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Desa Bojong Kembangkan Budidaya Ternak Bebek

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Bojong Asep Dedih Wahyudin saat melihat perkembangan bebek usia tiga hari, Senin (19/9/2022).

NAGREG,balebandung.com – Kepala Desa Bojong Asep Dedih Wahyudin bekerjasama dengan Bangbara (Bangkit Bersama Rakyat) sedang melakukan ujicoba budidaya ternak bebek dalam program ekosistem desa sejahtera di Desa Bojong Kecamatan Nagreg Kabupaten Bandung.

Budidaya ternak bebek dari mulai membuat pakan sendiri, menyediakan indukan, kemudian menghasilkan telor, terus pada proses penetasan hingga pembesaran dan panen itu sudah benar-benar berhasil dan dibuktikan melalui pemasaran yang sudah dilakukan. Soalnya, dari hasil budidaya ternak bebek itu sudah ada yang dipanen dan dipasarkan.

 

Pembuatan pakan bebek

Pantauan di lapangan, budidaya ternak bebek itu, Asep Dedih bersama Heri dari Bangbara sebagai penggiat dari program ekosistem desa sejahtera itu, memanfaatkan bekas kandang ayam broiler, selain memanfaatkan bekas lio bata merah yang sudah tidak digunakan, selain di antaranya ada lio bata yang masih produksi dan sebagian lahannya digunakan untuk budidaya bebek.

Asep Dedih bersama Heri itu tinggal melakukan penataan kandang ternak bebek itu dengan cara disekat-sekat, sesuai dengan kebutuhan jumlah ekor bebek dan berdasarkan usia bebek tersebut.

 

Pembesaran bebek

Di lokasi budidaya ternak bebek itu, ada bebek yang baru berusia tiga hari, enam hari, 12 hari, sampai usia 35 hari dan 45 hari yang mencapai ribuan ekor. Bebek lokal dipanen hingga berusia 45 hari, dan bebek hibrid atau bebek packing usia 30-32 hari.

“Setelah saya bersama Pak Heri dari Bangbara melakukan ujicoba budidaya ternak bebek, perkembangannya cukup bagus. Meski sebelumnya, saya sempat bekerja keras untuk membuktikan bahwa budidaya bebek ini berhasil dan bisa diketahui langsung oleh masyarakat,” kata Asep Dedih kepada wartawan di lokasi budidaya bebek Desa Bojong, Senin (19/9/2022).

Setelah budidaya bebek ini terbukti berhasil, kata Asep Dedih, pihaknya akan menyebarkan atau mensosialisasikannya kepada masyarakat di Desa Bojong.

“Saya sudah percaya diri untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat, karena sudah ada bukti yang bisa dilihat langsung. Nanti kita akan melakukan pelatihan kepada masyarakat, bagaimana proses budidaya bebek pada program ekosistem desa sejahtera tersebut,” tutur Asep Dedih.

Kepala Desa Bojong mengatakan sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa pihaknya sudah menyiapkan bebek dengan usia pertumbuhan yang berbeda. Mulai dari usia dua hari, seminggu, dua Minggu, tiga Minggu hingga bebek siap panen.

“Baik itu bebek lokal maupun bebek hibrid,” katanya.

 

Pengolahan pakan bebek

Asep Dedih menjelaskan, jika masyarakat melaksanakan budidaya bebek lokal dengan usia 45 hari dan berat badan 1,1 kg, bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp 5000/ekor, dengan harga jual Rp 28.000/kg. Lain lagi dengan berat badan 1,2 kg, keuntungannya akan lebih besar, setelah dipotong biaya pakan 3 kg untuk satu ekor bebek sampai panen. “Setiap kg pakan itu Rp 6.500,” katanya.

Sedangkan bebek hibrid dengan usia 30-32 hari, katanya, dengan berat badan 1,7 kg, jadi pertumbuhan bebek hibrid lebih bagus dari bebek lokal.
“Bibit bebek hibrid itu Rp 14.000/ekor, sedangkan bebek lokal Rp 6.000 sampai Rp 7.000/kg,” katanya.

Ia mengatakan, karena budidaya bebek itu masih dalam tahap ujicoba, bibitnya masih beli dari luar, tetapi pihaknya sudah menyiapkan mesin penetas telur untuk pengadaan bibit.

“Mesin penetas yang sudah disiapkan ini bisa untuk 2.500 telur, sedangkan indukannya sudah disiapkan sebanyak 3.500 ekor di Pamoyanan Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka,” katanya.

Asep Dedih berharap, dengan disiapkan mesin penetas itu, kedepannya bisa menyiapkan bibit sendiri dan tidak tergantung ke yang lain. “Untuk bibit, telur sudah disiapkan,” katanya.

Ia pun mengatakan, dalam proses budidaya bebek itu, mulai dari bikin pakan sendiri, kemudian dilakukan penetasan sendiri, lalu proses pembesaran hingga pemasaran. “Jadi rantai perputaran uang terjadi di desa,” katanya.

Ia mengatakan karena budidaya bebek ini sudah bagus dan berjalan, nantinya akan dimasukkan dalam program desa melalui ketahanan pangan. Dalam pelaksanannya pun akan bersinergi dengan OPD di Kabupaten Bandung.

“Program ini dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, selain untuk mengurangi angka kemiskinan sebagai penerima BLT dan mengurangi angka penangguran. Selain itu untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Pola kerjanya, nanti bisa dikelompokkan, misalnya kelompok bersama masyarakat khusus pada bidang penetasan, pembesaran, indukan maupun hal lainnya, jadi masyarakat tinggal memilih sesuai dengan kemampuannya,” tuturnya.

Ia mengatakan, program ini hanya satu komoditi tetapi melibatkan banyak orang. “Yang jelas pasar bebek itu sangat terbuka lebar dan sangat bagus untuk menunjang ekonomi masyarakat,” ungkapnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Fathu, Soreang Jumat (6/11/2026). Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memahami hakikat keberuntungan dan kesuksesan hidup berdasarkan tuntunan Al-Qur’an. Mengangkat Surah Al-‘Ashr dan Surah Al-Mu’minun ayat 1–10, ia menjelaskan bahwa kesuksesan sejati tidak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebadung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meminta Galih Hendrawan yang terpilih sebagai Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung periode 2026–2031 untuk merangkul seluruh kepala desa dan menjaga soliditas organisasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung. Pesan tersebut disampaikan KDS seusai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan, terpilih sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI MP) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Galih meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026). Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara, Galih yang […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut disampaikan Agus saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pemakaman militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandung, Kamis (5/11/2026). Agus menyebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan terkait, di Gedung M Toha Soreang, Kamis (5/11/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKBS yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perkembangan pasar modal Indonesia belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai isu terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dinamika tersebut tidak hanya menjadi perhatian investor, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi ekonomi nasional dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis […]