Bale Jabar

Aher: Santri dan Ulama Pemilik Saham Terbesar Negeri Ini

×

Aher: Santri dan Ulama Pemilik Saham Terbesar Negeri Ini

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat di Alun-alun Masjid Raya Bandung Provinsi Jabar, Kamis (26/10/17). by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat peringatan Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat di Alun-alun Masjid Raya Bandung Provinsi Jabar, Kamis (26/10/17). by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan santri memiliki kekuatan yang luar biasa. Pada sejarahnya, tanggal 22 Oktober 1945 merupakan tanggal ketika Kiyai Hasyim Asy’ari mengumumkan fatwanya yang disebut sebagai Resolusi Jihad. Pada tanggal itu, perjuangan santri dalam merebut kemerdekaan tampak menonjol.

Sejarah inilah yang melatarbelakangi dan menjadi spirit Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati sejak terbitnya Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 tentang penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Hal ini diungkapkan Gubernur Aher pada peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Provinsi Jawa Barat di Alun-alun Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat, Kamis (26/10/17). Ribuan santri dari berbagai kabupaten/ kota di Jawa Barat berkumpul di lapangan hijau depan Masjid Raya tersebut.

Lebih lanjut Aher mengungkapkan Resolusi Jihad yang lahir melalui musyawarah ratusan kiyai dari berbagai daerah tersebut merespons agresi Belanda kedua. Resolusi itu memuat seruan setiap muslim wajib memerangi penjajah. Para pejuang yang gugur dalam peperangan melawan penjajah pun dianggap mati syahid, dan mereka yang membela penjajah dianggap patut dihukum mati.

“Karena kalau kita lihat sepanjang sejarah memperjuangkan kemerdekaan, yang paling heroik mempertahankan kemerdekaan, yang paling berkontribusi, adalah para santri dan ulama di negeri kita ini,” kata Aher.

“Jadi pemilik saham terbesar negeri ini para santri dan ulama. Wajar setelah kita merdeka, para santri dan ulama harus jadi yang terdepan dan dominan mengisi kemerdekaan ini,” tambahnya.

Maka para santri harus berperan dalam kemajuan peradaban bangsa yang utuh. Karena peradaban Indonesia yang diharapkan adalah sukses pada kemajuan fisik dan juga kemajuan moral.

Aher menyatakan, untuk mewujudkan kemajuan peradaban yang utuh tersebut, perlu diperkuat dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang diiringi iman dan takwa (Imtak).

“Keilmuan yang berasal dari kitab suci dari Al-Quran dan sunah-sunah nabi berisi sejumlah pengetahuan yang isinya tata nilai kehidupan, agar manusia lebih terarah di dunia dan akhirat,” kata dia.

Dalam dunia santri pun, telah dibiasakan untuk hidup rukun dalam keberagaman. Aher mencontohkan, di sebuah pesantren, santri yang mondok, tidak hanya dari daerah setempat saja, namun mereka terhimpun dari berbagai daerah di Indonesia.

Dengan karakter yang beragam, mereka berkumpul menimba ilmu agama bersama-sama dalam bingkai kebhinekaan. Di samping, hidup damai dengan umat lainnya merupakan nilai yang tak pernah lupa ditanamkan pada diri para santri.”Warna-warni kehidupan bukanlah sebuah mutu, namun mutu kehidupan dihasilkan dari kualitas diri,” ungkapnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Akhmad Buchori berharap kegiatan HSN menjadi amal soleh tersendiri. Karena menurutnya Hari Santri Nasional merupakan bukti sejarah, bukti keberadaan ulama dan santri yang diakui oleh negara, yang berpartisipasi dalam proses kemerdekaan Republik Indonesia, juga mengisi bahkan berkecimpung di berbagai bidang didalamnya. Dengan adanya HSN, kata Buchori, keberadaan santri mempunyai tempat yang mulia dan diakui secara institusional.

“Hari santri kebanggaan kita bersama. Dengan peringatan Hari Santri, kita perlu mengingat perjuangan para ulama kita, santri-santri kita,” tandas Buchori.

Di Jawa Barat pondok pesantren cukup besar jumlahnya. Karena itu ponpes juga berperan membentuk karakter masyarakat. Maka dalam hal mempertahankan NKRI tidak perlu diragukan lagi.

“Pesantren di republik ini akan menjadi pilar yang tidak bisa diganggu gugat, mempertahankan kebhinekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]