RANCABALI, balebandung.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung mulai menyusun arah gerak organisasi pascapelantikan pengurus baru melalui Rapat Kerja (Raker) yang digelar di kawasan wisata Stamplat Girang, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Senin 29–30 Juni 2026.
Raker perdana tersebut dihadiri pengurus BKPRMI dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung, jajaran DPD BKPRMI Kabupaten Bandung, Sekretaris DPW BKPRMI Jawa Barat H. Saeful Bahri, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Dicky Anugrah.
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Bandung Ustadz Abdul Rouf mengatakan raker menjadi langkah awal menyatukan program kerja seluruh BKPRMI kecamatan agar memiliki arah gerak yang sama dalam menjalankan dakwah, pembinaan generasi muda, dan pemberdayaan masyarakat berbasis masjid.
“Sejak dilantik kami langsung bergerak. Raker ini menjadi momentum menyusun program yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Rouf.
Menurutnya, seluruh program yang disepakati dalam raker akan menjadi pedoman BKPRMI di 31 kecamatan selama satu periode kepengurusan.
Selain membahas program kerja, BKPRMI Kabupaten Bandung juga menggelar santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar Desa Indragiri.
Sekretaris DPW BKPRMI Jawa Barat H. Saeful Bahri mengapresiasi pelaksanaan raker yang dipadukan dengan kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan BKPRMI.
Ia berharap raker mampu melahirkan program-program unggulan yang memperkuat peran BKPRMI dalam membina remaja masjid, mengembangkan pendidikan Al-Qur’an, serta mencetak kader-kader muda Islam yang berakhlakul karimah.
“BKPRMI harus menjadi motor penggerak dakwah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke tingkat desa,” ujarnya.
Melalui raker tersebut, BKPRMI Kabupaten Bandung menargetkan lahirnya program-program yang selaras dengan pembangunan daerah sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam pembinaan generasi muda berbasis masjid.***







