Bale Bisnis

Bupati Bandung Beri Target NPL BPR Kerta Raharja Maksimal 5% di Akhir 2025

×

Bupati Bandung Beri Target NPL BPR Kerta Raharja Maksimal 5% di Akhir 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat RUPS BPR Kerta Raharja di Ruang Rapat Kantor Bupati, Senin (25/8/25).

SOREANG, balebandung.com – Pemegang Kuasa Pemilik Modal (KPM) PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR Perseroda) Kerta Raharja, Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta kepada jajaran komisaris dan direksi agar mampu menekan rasio tingkat kredit macet atau Non-Performing Loans (NPL) maksimal di angka 5% pada Desember 2025.

Hal itu disampaikannya saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPR Kerta Raharja di Ruang Rapat Kantor Bupati Bandung, Senin 25 Agustus 2025.

Bupati mencatat, per Juli 2025, rasio Non-Performing Loan (NPL) BPR Kerta Raharja 5,30%. Kendati secara umum masih tergolong cukup sehat menurut batas ketentuan NPL dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun menurutnya perlu dilakukan penajaman sinergitas tugas antara komisaris dan direksi.

“Saya minta kepada komisaris dan direksi untuk menekan NPL maksimal di 5 persen pada Desember 2025,” tandas Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Untuk mencapai target tersebut, ia mengarahkan agar komisaris dan direksi berbagi tugas. Kang DS meminta mereka pun bisa belajar ke para ahli perbankan untuk mencari solusi permasalahan kredit bermasalah ini.

Lebih dari itu juga bisa bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung untuk percepatan penyelesaian kredit macet dan efektivitas penagihan.

Kang DS mengakui kredit bermasalah ini bukan saja bersumber dari kredit konsumtif, termasuk juga kredit dana bergulir tanpa jaminan tanpa agunan yang mencapai Rp 48,1 miliar dari total dana bergulir yang telah disalurkan ebesar Rp90 miliar di tahun 2025. Ia berharap BPR dapat menyelesaikannya dengan tanpa hapus buku atau pun restrukturisasi kredit bermasalah.

“BPR harus mampu mengembalikan kredit dana bergulir sebesar Rp50 miliar ke kas daerah sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tandasnya.

Kang DS juga menginstruksikan BPR harus mampu menjaga likuiditas yang ideal di mana posisi kas saat ini sebesar Rp 4,1 miliar, giro Rp 31,8 miliar, tabungan Rp 34,2 miliar sehingga total likuiditas mencapai Rp 70,3 miliar.

Sementara kredit bermasalah BPR totalnya mencapai Rp 128 miliar. Antara lain yang berstatus dalam perhatian khusus Rp52,4 miliar, kurang lancar Rp 10,4 miliar, diragukan Rp 17,09 miliar, kredt macet Rp 48,1 miliar.

Direktur Utama BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung Aep Hendar Cahyad bertekad pihaknya akan membuat BPR lebih baik tingkat kesehatannya.

“Kami juga akan mengembalikan dana penyertaan modal yang telah diberikan Pemkab Bandung, untuk disetor ke kas daerah secara bertahap. Sebelum Desember 2025 pun rencananya akan kami kembalikan ke kas daerah Rp20 miliar,” ungkap Aep.

Sebagai informasi, batas NPL yang ditetapkan OJK adalah 5% untuk menjaga kesehatan sektor perbankan. Namun, batas ini dapat berubah sesuai kebijakan OJK yang berkembang dari waktu ke waktu.

Berdasarkan perhitungan dan klasifikasi umum, tingkat NPL dapat dikategorikan; Sangat Sehat: NPL di bawah 2%; Sehat: 2% < NPL < 5%; Cukup Sehat: 5% < NPL < 8%; Kurang Sehat: 8% < NPL < 12%.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bisnis

JAKARTA, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor pasar modal Indonesia terus melonjak sepanjang 2026. Hingga akhir Juli, jumlah investor telah mencapai 30,06 juta, bertambah sekitar 1,10 juta investor baru dalam sebulan dan tumbuh 47,63 persen secara year to date (ytd). Peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator menguatnya partisipasi masyarakat di pasar modal […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing sekaligus memperluas penetrasi pasar di Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi bisnis SIG dengan menggabungkan kekuatan warisan merek lokal dan inovasi teknologi produk. Peluncuran kembali Semen Kujang dilakukan di Bandung, Rabu […]

Bale Bisnis

SOREANG, balebandung.com – Kinerja pelayanan perizinan Pemerintah Kabupaten Bandung mencatat lonjakan signifikan pada Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 204 Tahun 2026. Kabupaten Bandung berhasil meningkatkan nilai dari 76,484 pada penilaian sebelumnya menjadi 94,838, atau naik […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung terus menunjukkan geliat positif. Hingga Triwulan II 2026, Kabupaten Bandung tercatat sebagai daerah dengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar kedua di Jawa Barat, sekaligus masuk lima besar penyaluran kredit UMKM di provinsi tersebut. Data tersebut disampaikan Kepala Otoritas Jasa Keuangan […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Minat masyarakat Kabupaten Bandung untuk berinvestasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat per Juni 2026, Kabupaten Bandung menempati peringkat kedua daerah dengan jumlah Single Investor Identification (SID) atau nomor identitas tunggal investor terbanyak di Jawa Barat, mencapai 466.978 SID atau sekitar 8,08 persen […]

Bale Bisnis

balebandung.com – PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) kembali mencatatkan tonggak penting dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2 berkapasitas 1 × 55 MW. Pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) ini resmi memasuki tahap krusial ditandai dengan suksesnya pengangkutan dan mobilisasi komponen utama pembangkit, yaitu generator listrik, menuju lokasi proyek. Generator merupakan […]