Bale Bandung

Bupati Minta Perusahaan Bukan Sekadar Komitmen Soal Lingkungan

×

Bupati Minta Perusahaan Bukan Sekadar Komitmen Soal Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Kepala DLH Kab Bandung Asep Kusumah (kiri) saat penandatanganan komitmen perusahaan bersama Pemkab Bandung, di bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Babakan di Kp.Kelebuhan Bulan Desa Babakan Kecamatan Ciparay, Rabu (27/9). by Humas Pemkab Bdg
Kepala DLH Kab Bandung Asep Kusumah (kiri) saat
penandatanganan komitmen perusahaan bersama Pemkab Bandung, di bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Babakan di Kp.Kelebuhan Bulan Desa Babakan Kecamatan Ciparay, Rabu (27/9).
by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Ratusan perusahaan swasta di Kabupaten Bandung sudah diberi surat peringatan pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Mereka terindikasi tidak melakukan pengelolaan limbah dengan baik. Bahkan diduga limbah industri dibuang begitu saja yang mengakibatkan pencemaran lingkungan.

Dari sekitar 126 perusahaan yang diberikan SP, baru 22 perusahaan sudah berkomitmen untuk mengelola lingkungan. Bupati Bandung Dadang Naser menandaskan pemantauan pengelolan limbah di perusahaan wajib terus dipantau, agar lingkungan di wilayah kabupaten kembali baik.

“Semua perusahaan yang diindikasikan membuang limbah sembarangan yang mengakibatkan rusaknya lingkungan sudah diberi SP. Itu, ada SP 1, 2 dan SP 3. Kalau sampai tetap tidak melakukan perbaikan, harus dilaporkan kepada APH agar ditindaklanjut,” tandas bupati kepada wartawan di Soreang Jumat, (29/9/17).

Menurut Dadang setelah DLH melayangkan surat peringatan kepada semua perusahaan yang diindikasikan membuang limbah ke sungai, pihak Aparat Penegak Hukum (APH) pasti sudah memantau. Sebab bila perusahaan masih membandel tidak mengindahkan SP tersebut, pasti bakal ditindaklanjut.

Bupati ingin semua perusahaan melakukan tindakan yang real tidak hanya berkomitmen dan di lapangan harus ada IPAL yang baik. “Saya harapkan tindakan riil dari semua perusahaan dengan mengelola IPAL yang baik, jangan hanya berkomitmen. Maka, kami akan terus memantau semua perusahaan yang diindikasikan membuang limbah ke sungai,” tuturnya

Dikatakan Dadang, untuk mengelola limbah dengan baik bisa dilakukan secara sedehana, tapi hasilnya sangat bagus. Kemarin pihaknya sudah menerima suatu tim yang memperkenalkan teknologi sederhana grand block agar air air limbah yang dibuang itu jernih tak mengandung racun.

“Saya menerima tim teknologi yang sederhana dari grand block, mereka bisa menghasilkan pengelolaan yang baik walau dengan alat sederhana,” ungkap Dadang

Oleh karena itu, penemuan tim tehnologi tersebut akan segera disosialisasikan kepada para pengusaha di Kabupaten Bandung. Setiap perusaahn wajib menyediakan ground tank atau sumur resapan sebagai alternatif IPAL

Bupati menginstruksikan agar DLH menindaklanjut perusahaan yang membandel setelah diberi SP 1 sampai 3 agar diproses dan laporkan ke pihak APH dengan dasar UU lingkungan bukan perda lingkungan.

“Kalau perusahaan masih membandel setelah diberi SP 1 sampai 3, saya intruksikan kepada DLH untuk lapor ke APH. Sanksi yang diberikan bukan Perda lagi, tapi akan menggunakan UU Lingkungan,” tuturnya

Dadang menegaskan kepada semua perusahaan agar mentaati hukum lingkungan. Sebab hukum lingkungan jika ditegakkan dengan benar, sanksinya berat.

“Dalam hal perusak lingkungan, kami akan gunakan Undang-undang Lingkungan, bukan perda. Sebelum itu terjadi, kami lakukan secara persuasif, dengan menghimbau kepada semua perusahaan agar membuat IPAL dan menjalankan dengan baik, agar lingkungan terjaga dengan baik dan Citarum kembali bersih,” tandasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah mengatakan, semua perusahaan yang sudah diberikan surat peringatan oleh pemerintah secara bertahap akan melakukan komitmen untuk mengelola limbah sesuai aturan untuk bersama mengembalikan dan menjaga lingkungan.

Tahap pertama, kata Asep, komitmen perusahaan yang diindikasikan membuang limbah ke Sungai Cisangkuy sudah melakukan komitmen.

“Dari 126 perusahaan yang sudah diberi surat peringatan 22 perusahaan yang berada di wilayah Sungai Cisangkuy sudah melakukan komitmen. Kami akan terus melakukan pemantauan, agar semua perusahaan bisa berkomitmen untuk mengelola lingkungan dengan baik dan benar,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film Ibadah dan Cinta bersama sekitar 40 kader Fatayat NU se-Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi kader untuk menikmati […]