Bale Bandung

Bupati; Situ Kamojang Harus Difungsikan Lagi

×

Bupati; Situ Kamojang Harus Difungsikan Lagi

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser saat meninjau Sungai Rancaeunteung Desa Sukamanah Kec Rancaekek yang airnya masih meluap, Rabu (28/2). by iwwa/bbcom

SOREANG – Pemkab Bandung bergerak cepat dalam menangani banjir yang melanda 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung. Selain penanganan bencana banjir, Pemkab Bandung pun terus berupaya melakukan penanggulangan supaya musibah serupa bisa diminimalisir.

Salah satunya harus memfungsikan lagi titik-titik tangkapan air. ”Situ Pangkalan atau Situ Kamojang harus dihidupkan lagi,” sebut Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, Kamis (1/3/18).

Selain itu, Dadang berharap berbagai pihak yang berkepentingan mulai dari Perhutani, PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk lebih serius dalam menangani persoalan hulu Sungai Citarum.

Dadang menilai, kejadian banjir kali ini lebih besar dari musibah yang terjadi sebelumnya. Hal ini terlihat dari banjir yang sampai melanda kawasan Masjid Agung Majalaya.

‘’Hutan di kawasan hulu sudah rusak. Kalau terus dibiarkan, kejadiannya bisa lebih parah dibanding banjir bandang Garut,’’ tegas Dadang.

Untuk diketahui, Pemkab Bandung beberapa waktu lalu sudah menggulirkan Gerakan Sabilulungan Tanam Pohon Kesayangan (Satapok) di petak 73 Gunung Wayang Windu, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Untuk memastikan pohon yang ditanam tetap tumbuh, Pemkab Bandung menyiapkan ratusan petani untuk memeliharanya.

Para pemilik pohon dapat menitipkan biaya perawatan pohon kepada para petani tersebut. Setelah enam bulan, pemilik pohon akan memperoleh sertifikat pohon dari Pemkab Bandung. Satapok ini melibatkan individu, kelompok dan lembaga untuk menanam pohon di kawasan hulu Citarum.

Tapi, tukas bupati, kerusakan hutan di kawasan hulu Citarum sangat parah. “Semua harus terlibat, terutama para pemangku kepentingan seperti Perhutani, PTPN VIII dan BKSDA,’’harap Dadang.

Warga Ibun Bersihkan Rumah Terdampak Banjir

Sementara itu, komunikasi yg intens dan solid secara digital menjadi kunci Sabilulungan bersihkan 1.200–an rumah terdampak banjir di Desa Tangulun, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Kamis (1/3) pagi.

Camat Ibun Ika Nugraha mengatakan, pihaknya berkomunikasi awal hanya melalui pesan instan WhatsApp ketika banjir melanda 7 RW di desa tersebut.

“Setelah itu saya ajak mereka berkumpul untuk bahas rencana aksi. Lalu, Selasa (27/2) kemarin kami kumpul di lokasi dan saya konsolidasikan semua. Saya ajak kita semua untuk sabilulungan bersihkan dampak banjir,” kata Ika.

Dalam gotong royong hadir sedikitnya 100 elemen masyarakat. Selain dari Kecamatan Ibun dan Desa Tenggulun, juga hadir 30 aparat Polsek Ibun hingga TNI. Sisanya berasal dari masyarakat, para korban terdampak banjir itu sendiri.

Ika menjelaskan, pihaknya hanya memfasilitasi alat kebersihan dan kendaraan PD Kebersihan untuk mengangkut material bawaan banjir. Akan tetapi, respon warga sangat tinggi guna sabilulungan bersihkan lingkungannya sendiri.

“Kami mulai sejak pagi tadi dan akan selesai jam 14.00 WIB. Namun ini akan berlanjut sampai besok pagi karena baru 70 persen yang bisa dibersihkan, sisanya akan kami bersihkan mulai besok,” pungkasnya. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG — Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Yusuf Ali Tantowi, resmi meraih gelar doktor dari Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor di Auditorium Lantai 5 Sekolah Pascasarjana UPI, Senin (27/7/2026). Dalam sidang terbuka tersebut, Yusuf mempresentasikan disertasi berjudul “Ayat-Ayat Kinayah Berimplikasi Hukum: Suatu Kajian Berbasis […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya menjadikan Kabupaten Bandung sebagai destinasi sport tourism bertaraf internasional. Komitmen tersebut ditandai dengan penyelenggaraan World Boomerang Championship (WBC) 2026, kejuaraan boomerang tingkat dunia yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia, di Lanud Sulaiman, Margahayu, Senin (27/7/2026). Kejuaraan yang diikuti peserta dari 12 negara itu dinilai […]

Bale Bandung

KATAPANG, Balebandung.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta kepala daerah tidak khawatir maupun beranggapan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan menurun akibat kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam Program 3 Juta Rumah. Menurut Mendagri, kebijakan tersebut justru akan menggerakkan sektor […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung,com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menegaskan komitmennya membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter melalui pemenuhan hak-hak anak sejak usia dini. Komitmen tersebut disampaikan saat Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Bandung di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Soreang, Sabtu (25/7/2026). Peringatan HAN tahun ini berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 5.000 […]

Bale Bandung

KATAPANG, balebandung.com — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan Jawa Barat menjadi salah satu daerah prioritas Program 3 Juta Rumah. Hal itu ditandai dengan lonjakan kuota rumah subsidi melalu Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang meningkat dari sekitar 6.000 unit tahun sebelumnya menjadi 46.000 unit pada tahun ini. “Peningkatan kuota rumah […]

Bale Bandung

balebandung.com – Majalaya dikenal sebagai salah satu kawasan industri tekstil terbesar di Kabupaten Bandung. Julukan sebagai “Kota Dolar” pernah melekat karena geliat ekonominya yang tumbuh pesat sejak dekade 1960-an. Di balik deretan pabrik dan aktivitas industri yang tak pernah berhenti, ternyata masih hidup satu warisan budaya yang usianya jauh lebih tua dari mesin-mesin produksi itu: […]