Bale Bandung

Erma Komalasari Dilantik Jadi Anggota DPRD Kab Bandung Hasil PAW

×

Erma Komalasari Dilantik Jadi Anggota DPRD Kab Bandung Hasil PAW

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Sugianto, bersama Pj Sekwan DPRD, H. Erick Juriara.
Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Sugianto, bersama Pj Sekwan DPRD, H. Erick Juriara.

SOREANG, Balebandung.com – Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, H. Sugianto, usai Rapat Sidang Paripurna, ucapan selamat atas pelantikkan Hj. Erma Komalasari, untuk selanjutnya tinggal menunggu aksi dan kinerjanya berikut Tugas Pokok Fungsinya dalam rangka memaksimalkan dirinya sebagai anggota DPRD.

Sugianto menambahkan, setelah pelantikan Penggantian Antar Wilayah (PAW) tadi, dia sudah menerima dan mengesahkan hasil kerja Laporan Pertanggungjawaban Pansus I ahir anggaran 2020. Keberhasilan itu tentunya berdasarkan kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam upaya menghasilkan kinerja yang lebih baik.

“Sebagai manusia memang kita tidak luput dari kesalahan, namun kesalahan itu bisa dijadikan sebagai cermin untuk memperbaikinya dan menciptakan yang lebih baik,” katanya di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Jum’at (23/4/2021).

Dia mengemukakan, untuk mengasilkan kinerja yang baik, selalu dilakukan evaluasi bersama-sama antara eksekutif dan legislatif yang berorientasi pada peningkatan kinerja.

Mengenai rekomendasi dan catatan-catatan yang akan diterima, itu adalah dokumen yang akan ditindaklanjuti dalam RKPD atau RPJMD di lima tahun ke depan. Oleh karena masukan dan koreksi itu sangat diperlukan.

“Sebagai prioritas kami selalu melakukan pengujian atau memeriksa kelapangan, itu merupakan upaya upaya untuk meminimalisir kesalahan,” ujar dia. @fattah

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]