Bale Bandung

Gelar Vaksinasi Massal, Ahmad Najib Qodratullah Bantu Sukseskan Program Pemerintah

×

Gelar Vaksinasi Massal, Ahmad Najib Qodratullah Bantu Sukseskan Program Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah menggelar vaksinasi massal Covid-19 dalam rangkaian kegiatan reses, Kamis, (21/10/21).

CANGKUANG, Balebandung.com – Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah menggelar vaksinasi massal Covid-19 dalam rangkaian kegiatan reses di Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Kamis, (21/10/21).

Kegiatan vaksinasi massal tersebut digelar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Turut membantu, aparat kepolisian, para tenaga kesehatan hingga mitra kerja di Komisi XI DPR RI.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan, nakes pemerintah daerah dan kecamatan yang sudah membantu kegiatan ini,” kata Najib Jumat, (22/10/21).

Najib menyebut ada 500 yang divaksin di lokasi ini. Dia bilang terlaksananya acara kegiatan vaksinasi tak bisa dilepas dari bantuan berbagai pihak mendukung vaksinasi yang merupakan program pemerintah.

Kegiatan Najib ini sendiri selaras dengan pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Kesehatan yang berupaya mempercepat program vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat.

Salah satu yang digencarkan saat ini adalah menyiapkan sentra vaksinasi tingkat desa di Kabupaten Bandung. “Saya harap target bisa tercapai,” ungkap Najib.

Najib juga berharap, agar kegiatan ini dapat membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi guna terciptanya herd immunity.

“Kita berharap, agar pada masa reses ini kita dapat berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah dan saya sebagai anggota DPR RI menyukseskan program pemerintah ini,” tandas legislator asal Kabupaten Bandung ini.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]