Bale Bandung

Geo Dipa Dukung Usul Bupati Bandung Soal Hak Partisipasi Pengelolaan Panas Bumi

×

Geo Dipa Dukung Usul Bupati Bandung Soal Hak Partisipasi Pengelolaan Panas Bumi

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Dirut PT Geo Dipa Energi Yudistian Yunis saat Sosialisasi Pelaksanaan Proyek EPC PLTP Patuha Unit 2, di Gedung M Toha Soreang, Selasa (10/6/25).

SORENG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali mengusulkan Kabupaten Bandung bisa mendapatkan Participating Interest (PI) atau Hak Partisipasi dari hasil tambang panas bumi (geothermal). Usulan tersebut disampaikan di forum Sosialisasi Pelaksanaan Proyek  Engineering Procurement Construction (EPC) PT Geo Dipa Energi PLTP Patuha Unit 2, di Gedung M Toha Soreang, Selasa 10 Juni 2025.

Pada kesempatan itu Bupati Bandung yang menjabat Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) ini mengungkapkan, sudah banyak contoh daerah lain yang setiap tahunnya surplus APBD, karena mendapatkan Hak Partisipasi dari pertambangan minyak dan gas bumi.

“Kabupaten Bojonegoro contohnya. Setiap tahun APBD Bojonegoro surplus karena mendapatkan Participating Interest dari hasil tambang minyak dan gas bumi. Kabupaten Bandung sampai saat ini belum mendapatkan Participating Interest dari hasil tambang panas bumi. Padahal potensinya mampu menghasilkan lebih dari 2.000 MW listrik dari energi panas bumi,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Hak Partisipasi (PI) ini memberikan kesempatan bagi daerah untuk memiliki saham dalam pengelolaan sumber daya alam hasil tambang. Hak ini bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru bagi daerah, apalagi potensi energi panas bumi yang dimiliki Kabupaten Bandung mencapai 2.681 MW.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Yudistian Yunis menyatakan pihaknya mendukung usulan Bupati Bandung terkait PI atau Hak Partisipasi dari hasil produksi panas bumi Kabupaten Bandung.

“Ya, kami mendukung dan akan mengusulkan Participating Interest ini, kita coba bawa ke Menteri Keuangan. Karena Geo Dipa sendiri berada di bawah Kementerian Keuangan juga,” kata Yudistian.

Yudi mengakui, dalam beberapa kesempatan pembahasan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014 tentang Panas Bumi, sempat juga dibahas tentang Participating Interest dari sektor panas bumi.

“Undang-undang Nomor 21 tahun 2014 ini kan sudah 11 tahun. Jadi, sudah waktunya harus ada penyempurnaan agar Participating Interest dari sektor panas bumi ini bisa dijadikan pertimbangan, agar pengembangan panas bumi di daerah-daerah itu menjadi tambah kuat,” tandas Yudi.

Menurutnya, usulan revisi UU 21/2014 tentang Panas Bumi terkait Participating Interest ini bisa juga diusulkan melalui DPR RI.

“Pak Bupati juga kan menjabat Ketua Harian Apkasi, boleh diusulkan melalui DPR RI juga, selain berkirim surat ke Kementerian Keuangan, agar lebih kuat lagi usulannya,” kata Yudi.

Selama ini, kata Yudi, Pemkab Bandung baru mendapatkan retribusi dari pengelolaan panas bumi atau Dana Bagi Hasil (DBH). “Kalau persentase dari Participating Interest hingga saat ini memang belum,” ungkap Yudistian. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Kabel bawah laut menjadi salah satu infrastruktur penting yang menopang lalu lintas data kawasan Asia-Pasifik. Namun, penguatan jaringan tersebut tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur. Indonesia juga membutuhkan talenta yang memahami teknologi, regulasi hingga pengelolaan jaringan subsea. Kebutuhan itu menjadi fokus Connexus 2026: Limitless Waves (Bandung Series) yang digelar Telkom University (Tel-U) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan belanja daerah Rp5,30 triliun dalam Rancangan APBD 2027. Angka tersebut lebih besar dibandingkan proyeksi pendapatan daerah yang berada di level Rp5,16 triliun, sehingga APBD 2027 dirancang mengalami defisit Rp145 miliar. Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran ruang fiskal Kabupaten Bandung dalam menjalankan program pembangunan tahun depan. Bupati Bandung […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung tidak berhenti pada seremoni. Warga justru menjadikan malam puncak perayaan sebagai panggung budaya dengan menghadirkan pagelaran Wayang Golek Putra Giri Harja 5 dengan Dalang Kiki Mardani Subasrana Sunarya yang diselenggarakan Karang Taruna RW 03 Desa Sukamenak. Pagelaran tersebut digelar di Lapang RT […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput. Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026). […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi mengajak jajaran MWC NU Rancaekek memperkuat gerakan berbagi dan mengedukasi masyarakat agar menjadi “tangan di atas”, yakni mereka yang mampu memberi dan membantu sesama. Pesan tersebut disampaikan Yusuf saat menghadiri Konferensi Wakil Cabang (Konfercam) MWC NU Rancaekek ke-3 di Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pimpinan Pondok Pesantren Addzimat Da’i Indonesia, KH Dai Nanang Qosim, mendorong MWC NU Kecamatan Rancaekek tampil lebih responsif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Dai Nanang, NU tidak boleh hanya menjalankan pola organisasi yang sudah ada. Kader dan pengurus NU harus cepat membaca perubahan serta menghadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. […]