Example
Bale JabarHumanioraLingkungan

Gubernur Jabar Akan Registrasi Ulang Perizinan Tambang di Bogor Barat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menggelar pertemuan dengan 50 perwakilan perusahaan tambang di Gedung Sate, Kamis (4/10/18). by Humas Jabar

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya akan meregistrasi ulang perizinan tambang yang beroperasi di daerah Parung Panjang, Cigudeg, Rumpin dan Gunung Sindur Kabupaten Bogor. Hal itu dikatakannya setelah menggelar pertemuan dengan 50 perwakilan perusahaan tambang di Gedung Sate, Kamis (4/10/18).

“Hari ini saya mengumpulkan lebih dari 50 pengusaha tambang yang ada di daerah Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg dan Gunung Sindur yang selama ini pola bisnisnya banyak mengakibatkan kerugian dari sisi sosial. Kemudian saya minta mereka untuk meregistrasi ulang perizinannya,” kata gubernur.

Dikatakannya, dalam registrasi ulang tersebut akan ditambahkan aturan baru yang lebih ketat. Seperti setiap perusahaan harus memiliki sarana untuk membersihkan truk. Ini agar setiap truk yang beroperasi dalam keadaan bersih sehingga tidak menimbulkan polusi.

“Nanti akan ada pasal-pasal yang ditambahkan seperti harus punya kolam pencucian sebelum truk diberangkatkan agar bersih,” kata Ridwan.

Saat membawa barang tambang seperti batu dan pasir, bak truk juga diwajibkan ditutupi agar tidak berjatuhan ke jalan. “Bak truknya harus ditutup agar batunya tidak berlebihan dan jatuh, melengkapai lisensi pengemudinya, sambil dibahas jangka menengahnya yaitu dibangun jalan tambang,” tutur Emil.

Mengenai opsi jalan khusus tambang, Emil mengatakan saat ini masih dalam tahap pembahasan. Jalan khusus tersebut rencananya adalah pembangunan jalan tol atau jalan arteri tetapi tidak melintasi jalur pemukiman warga.

“Apapun itu saya minta fifty-fifty, Pemprov membebaskan lahan dan pembangunan jalannya oleh seluruh perusahaan, jadi asasnya adil. Bisnis silahkan, tapi lingkungan tidak diabaikan,” pungkas Emil.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close