SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal.
“Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Hailuki.
Menurutnya, operasi tersebut sekaligus menjadi respons terhadap keresahan masyarakat akibat meningkatnya aksi begal yang tidak terlepas dari maraknya peredaran obat-obatan dan minuman keras.
“Ini sekaligus sebagai jawaban atas maraknya aksi begal belakangan ini yang diakibatkan maraknya peredaran obat-obatan dan miras,” katanya.
Hailuki mengatakan Forkopimda Kabupaten Bandung memiliki komitmen untuk terus merawat dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Namun, upaya tersebut tidak akan optimal tanpa keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan masing-masing.
“Forkopimda ingin merawat dan menghadirkan rasa aman di Kabupaten Bandung. Kami berharap seluruh warga pun bisa bersama-sama ngajaga lembur babarengan,” ujarnya.
Menurut Hailuki, keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, penguatan patroli aparat perlu berjalan beriringan dengan kepedulian masyarakat untuk mencegah potensi gangguan keamanan di lingkungannya.
Ia berharap operasi dan patroli keamanan dilakukan secara berkelanjutan, terutama di lokasi yang dinilai rawan kejahatan serta titik-titik yang menjadi tempat peredaran miras dan obat-obatan.
“Menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat. Pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat harus bersama-sama menjaga Kabupaten Bandung agar tetap aman dan nyaman,” kata Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bandung ini.***







