Bale Bandung

Harga Daging Sapi di Kab Bandung Masih Tinggi

×

Harga Daging Sapi di Kab Bandung Masih Tinggi

Sebarkan artikel ini
Kadistan Kab Bandung Tisna Umaran. by ist
Kadistan Kab Bandung Tisna Umaran. by ist

SOREANG – Menurut Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung, harga daging sapi di pasar tradisional Soreang masih tinggi. Harga daging sapi lokal sebesar Rp 100 ribu/kg sementara harga daging sapi beku impor sebesar Rp 90 ribu yang seharusnya Rp 80 ribu.

Kepala Disperindag Kab Bandung Popi Hopipah mengatakan harga daging beku yang mencapai Rp 90 ribu lebih didapatkan pedagang dari distributor swasta non Bulog. Harga awal daging beku sebesar Rp 80 ribu dan pedagang menjual Rp 90 ribu dengan keuntungan Rp 10 ribu.

“Ada yang Rp 60-70 ribu untuk kerbau dan tertinggi daging sapi beku sebesar Rp 90 ribu dari Australia, tergantung kualitas daging,” sebut Popi saat ditemui di pasar tradisional Soreang, Jumat (19/5/17).

Meski begitu menurutnya daging impor sudah masuk ke pasar tradisional sehingga masyarakat sudah mau menerima daging impor untuk dikonsumsi. Sementara itu, harga daging lokal masih mencapai Rp100 ribu. “Bila masyarakat tidak bisa beli daging lokal, bisa beli daging beku impor,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan seharusnya daging sapi beku dijual Rp 80 ribu sesuai kebijakan pemerintah pusat. Pelanggaran jadinya kalau ada pedagang yang menjual lebih dari Rp 80 dan mendapat daging dari Bulog.

“Yang menjual Rp 90 ribu daging sapi beku perkilo itu dari distributor swasta, kami dari tim akan membahas itu,” ungkap Tisna.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Polresta Bandung Run yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Bandung. Sebanyak 2.742 pelari dari berbagai daerah mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Upakarti, Soreang, Minggu (5/7/2026). Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi inisiatif Polresta Bandung yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) yang baru dilantik segera bekerja dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, masyarakat menunggu pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas. Pesan itu disampaikan Dadang Supriatna saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan persetubuhan dan perbuatan cabul terhadap seorang anak berusia 13 tahun di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengembangkan laporan polisi yang diterima pada 1 Juli 2026. “Dari […]

Bale Bandung

DELI SERDANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya penguatan kapasitas fiskal daerah sebagai fondasi percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di kabupaten. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri Dialog Otonomi Daerah Tahun 2026 bertema Strategi Pembiayaan Alternatif Pembangunan Daerah dan Uji Publik Rancangan Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah di […]

Bale Bandung

DELI SERDANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Graha Bhineka Perkasa Jaya, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (1/7/2026). Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian APKASI, bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) ini mengatakan peringatan HUT ke-26 menjadi momentum untuk […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki mengusulkan pembentukan unit bank sampah di setiap rukun warga (RW) sebagai langkah konkret mengurangi volume sampah dari sumbernya sekaligus memperkuat budaya pengelolaan sampah di masyarakat. Menurut Hailuki, penanganan darurat sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil. […]