Bale Bandung

Jelang Pelantikan Presiden, Ormas Se-Kab Bandung Berdeklarasi

×

Jelang Pelantikan Presiden, Ormas Se-Kab Bandung Berdeklarasi

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Dukungan terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Bandung pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang.

Kali ini dari gabungan Ormas Se-Kab Bandung yang mendeklarasikan demi terselenggaranya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang aman dan kondusif. Deklarasi bertema “Melalui Pendidikan Politik bagi Ormas/LSM Kita Sukseskan Pilkades Serentak Kabupaten Bandung 2019 yang kondusif “itu digelar di Jalan Raya Gading Tutuka Desa Cingcin Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (17/10/19).

Beberapa Ormas/LSM yang hadir antara lain BBC (Buah Batu Corps), Gibas, Pemuda Pancasila, Manggala Garuda Putih, XTC, hingga puluhan Ormas LSM lainnya.

“Tujuan deklarasi ini menyatukan dan menyamakan persepsi seluruh Ormas dan LSM yang ada di Kabupaten Bandung, bahwa mereka pun menolak radikalisme, terorisme, juga intinya mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada tanggal 20 Oktober nanti” tegas Kapolres Bandung.

Turut hadir Bupati Bandung Dadang M Naser, Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan, juga 120 orang undangan yang tergabung dari berbagai ormas dan LSM.

“Kita mengantisipasi kondisi situasi saat ini melaksanakan siaga TNI-Polri seluruhnya, sehingga di Kabupaten Bandung dapat berlangsung aman dan kondusif,” imbuh Kapolres.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]