Bale Bandung

Jembatan Cisangkuy Bergeser Lebih dari 1 Meter, DPUTR Sudah Dua Kali Survei, Kapan Ditangani?

×

Jembatan Cisangkuy Bergeser Lebih dari 1 Meter, DPUTR Sudah Dua Kali Survei, Kapan Ditangani?

Sebarkan artikel ini

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan.

Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. Sejumlah pemberitaan menyebut bagian penahan jembatan mengalami pergeseran dan retakan yang semakin terlihat.

Persoalan ini sebenarnya telah diketahui sebelumnya. Laporan mengenai kerusakan jembatan disebut masuk pada 30 Mei 2026. Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung kemudian melakukan peninjauan pada 2 Juni dan kembali melakukan survei pada 23 September 2026.

Artinya, persoalannya bukan lagi apakah kerusakan tersebut sudah diketahui pemerintah daerah. DPUTR disebut telah melakukan pemeriksaan dan pengukuran di lokasi. Yang kini menjadi perhatian adalah tindak lanjut setelah pemeriksaan teknis tersebut, terutama menjelang masuknya musim hujan.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, tim ahli DPUTR disebut melakukan pengujian di lokasi untuk mengetahui kondisi struktur. Pemberitaan juga menyebut terdapat kemungkinan penanganan dengan pembongkaran hingga bagian abutment, meski keputusan teknis akhirnya tentu harus berdasarkan hasil kajian resmi.

Kekhawatiran terutama berkaitan dengan kondisi aliran Sungai Cisangkuy. Pihak Dodik Secata menyampaikan bahwa peningkatan debit air saat hujan dikhawatirkan memperburuk kondisi pondasi yang telah bergeser. Jembatan tersebut juga menjadi salah satu akses menuju kawasan pendidikan dan pelatihan prajurit TNI AD.

Karena itu, langkah preventif menjadi penting. Pemerintah daerah dapat mempertimbangkan pengamanan sementara apabila hasil pemeriksaan teknis menunjukkan adanya risiko terhadap keselamatan pengguna, termasuk pengaturan kendaraan, pemasangan rambu peringatan, pemantauan pergerakan struktur hingga penyiapan skenario pengalihan arus apabila jembatan sewaktu-waktu harus ditutup.

Bagi DPUTR, momentum ini juga dapat menjadi kesempatan untuk memberikan kepastian informasi kepada publik. Setelah dua kali survei dilakukan, masyarakat membutuhkan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan, tingkat risiko, opsi penanganan, kebutuhan anggaran serta tahapan pekerjaan yang akan dilakukan.

Terlebih, kondisi jembatan berada pada lokasi yang berpotensi menghadapi perubahan debit sungai saat hujan. Karena itu, kecepatan respons menjadi bagian penting dari mitigasi, bukan berarti pemerintah harus terburu-buru menentukan metode konstruksi sebelum kajian teknis selesai.

Pertanyaan yang kini relevan bukan sekadar “kapan jembatan diperbaiki?”, tetapi juga “apa langkah pengamanan yang dilakukan sembari menunggu keputusan teknis dan anggaran?”

Jika memang diperlukan penanganan besar, pemerintah daerah juga dapat menjadikan kasus Jembatan Cisangkuy sebagai momentum melakukan audit prioritas terhadap jembatan-jembatan lain di Kabupaten Bandung, khususnya infrastruktur yang berada di atas sungai dengan potensi gerusan, penurunan tanah atau pergeseran abutment.

Dengan begitu, persoalan Jembatan Cisangkuy tidak berhenti sebagai respons terhadap satu kerusakan, tetapi menjadi bagian dari penguatan mitigasi dan keselamatan infrastruktur Kabupaten Bandung menjelang musim hujan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film Ibadah dan Cinta bersama sekitar 40 kader Fatayat NU se-Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi kader untuk menikmati […]

Bale Bandung

CILEUNYI, balebandung.com — Pengurus MWC NU Cileunyi Masa Khidmat 2026–2031 resmi dilantik di Pondok Pesantren Ar-Rahmat Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026). Momentum tersebut menjadi titik awal penguatan khidmah NU agar semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran PCNU Kabupaten Bandung, di antaranya Sekretaris dan Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung serta […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membidik 4.565 pelaku usaha ayam petelur di Jawa Barat untuk masuk dalam ekosistem pembiayaan yang terintegrasi dengan produksi, pendampingan dan pasar. Potensi pembiayaan yang disiapkan melalui Program EGG (Endog Jabar Go Global) mencapai sekitar Rp456,5 miliar. Program tersebut dikembangkan OJK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program Pengembangan […]

Bale Bandung

SOLOKANJERUK, balebandung.com – Universitas Bandung memasuki babak baru setelah dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Alih Kelola sekaligus pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 oleh Yayasan Habibi Bina Cendikia di Kampung Babakan Mundel RT 02/03, Desa/Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung. Momentum tersebut tidak hanya menandai dimulainya rangkaian PKKMB bagi mahasiswa baru, […]