SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang selain berperan sebagai lembaga dakwah, juga telah berkontribusi di bidang pendidikan dengan menyelenggarakan pendidikan formal yang sudah berjalan di keluarga besar LDII Kabupaten Bandung.
Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) saat membuka Musyawarah Daerah LDII Kabupaten Bandung, di Gedung M Toha Soreang, Sabtu (23/5/2026).
“Artinya LDII telah melaksanakan amanat UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap KDS.
Demikian pula di tengah kondisi geopolitik internasional yang menunjukan ketidakpastian, negara kita pun tetap dalam kondisi aman terkendali karena warga negaranya sudah memahami isi dari kandungan Pancasila.
“Termasuk LDII sendiri tentunya sudah memahami kandungan Pancasia. Saya mengenal LDII dari dekat tahun sejak 2009, karena waktu itu Ketua LDII Kabupaten Bandung almarhum dr Agus Muharam sudah jadi mentor saya,” ungkap KDS.
Menurutnya, LDII adalah organisasi diatur oleh negara yang lahir tahun 1972 sebagai lembaga dakwah yang bertujuan untuk pembentukan SDM yang berkarakter dan berakhlaqul karimah.
KDS berpesan agar LDII jangan terjebak oleh hasutan-hasutan akibat kondisi geopolitik internasional yang akhirnya dapat merusak ketahanan dan kesatuan NKRI yang kita cintai.
“Seperti yang disampaikan Ketua DPMW LDII Jawa Barat tadi bahwa NKRI adalah harga mati!” tegasnya.
KDS lantas memaparkan, salah satu ciri Kabupaten Bandung ada peningkatan dalam pembangunan dapat dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini sudah mencapai 75,58 poin.
Ia menguraikan indikator pendidikan yang setiap tahun meningkat Rata-rata Lama Sekolah dari semula 8,9 tahun saat dirinya pertama kali menjabat bupati, kini sudah mengalami peningkatan menjadi 9,4 tahun. Demikian pula Harapan Lama Sekolah dari 12,28 kini sudah meningkat menjadi 12,99 tahun.
Peningkatan indikator pendidikan itu karena adanya program-program di bidang pendidikan seperti program beasiswa Rp1 juta per siswa bernama Bedas Calakan (Cerdas,Aktif,Lanjutkan) pendidikan, maupun Program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
“Tentu di dalamnya juga ada peran LDII Kabupaten Bandung yang turut mendorong meningkatnya Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah,” tandas KDS.
Di akhir sambutannya KDS mengucapkan selamat melaksanakan Musda DPD LDII Kabupaten Bandung dan berharap hasil musda tetap harus bersinergi dengan Pemkab Bandung serta menyesuaikan dengan visi misi Kabupaten Bandung dan pemerintahan Presiden Prabowo.***






