Bale Bandung

Kejutan ! Kurnia Agustina Naser Ambil Formulir Pencalonan Bupati

×

Kejutan ! Kurnia Agustina Naser Ambil Formulir Pencalonan Bupati

Sebarkan artikel ini
Ketua P2TP2A Kab Bandung Hj.Kurnia Agustina Dadang M.Naser
Ketua TP PKK Kab Bandung Kurnia Agustina Naser

SOREANG, Balebandung.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kab Bandung Kurnia Agustina Dadang Naser, istri dari Bupati Bandung Dadang M Naser, akhirnya mengambil formulir pendaftaran calon Bupati Bandung di Sekretarian DPD Golkar Kab Bandung pada Minggu (10/11) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Seleksi Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Bandung DPD Partai Golkar Kab Bandung Cecep Suhendar kepada Balebandung.com Senin (11/11/10).

“Sampai Minggu (10/11) malam, sejak dibuka pukul 16.00 WIB, sudah ada 10 bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran, termasuk Ibu Nia Naser,” kata Cecep.

Namun, tukas Cecep, Nia tidak mengambil formulir oleh dirinya sendiri, melainkan diwakili oleh Ketua PK Partai Golkar Ciparay Evi Rianti.

Pendaftaran Nia Naser ini cukup mengejutkan karena sebelumnya sudah ramai diberitakan bahwa suaminya, Bupati Bandung Dadang Naser sudah berkali-kali ditanyai wartawan, dan menyatakan menolak istrinya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bandung di Pilkada 2020.

Alasannya, Dadang Naser tidak ingin imej politik dinasti membayangi Kabupaten Bandung. Selain itu Ketua DPD Partai Golkar Kab Bandung ini juga ingin memberikan kesempatan untuk laki-laki, Dadang juga mengganggap jabatan bupati sangatlah berat jika diemban oleh seorang perempuan.

Nih, 10 orang kader internal maupun ekternal yang secara resmi telah mengambil formulir pendaftaran Balonbup Bandung ke DPD GOlkar Kab Bandung ;

sumber: Tim Seleksi Pendaftaran Cabup/Wabup Bandung DPD Partai Golkar Kab Bandung
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]