Bale Bandung

Maulid Nabi Jadi Momentum Berbagi, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung: Teladani Kedermawanan Rasulullah SAW

×

Maulid Nabi Jadi Momentum Berbagi, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung: Teladani Kedermawanan Rasulullah SAW

Sebarkan artikel ini
Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A.,

BALERAME, balebandung.com – Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup diungkapkan melalui perayaan, tetapi perlu diwujudkan dengan meneladani sifat beliau yang gemar memberi dan membantu sesama.

Hal tersebut disampaikan Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., saat menghadiri Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame, Selasa (25/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi bagian dari syiar kecintaan masyarakat Kabupaten Bandung kepada Rasulullah SAW.

KH. Yusuf mengatakan, salah satu karakter Nabi Muhammad SAW yang patut terus dihidupkan adalah kedermawanan. Rasulullah dikenal sebagai pribadi yang sangat murah hati dan senantiasa menghadirkan manfaat bagi orang lain.

Hal tersebut tergambar dalam hadis dari Abdullah bin Abbas RA:

“Rasulullah SAW adalah manusia yang paling dermawan, dan beliau semakin dermawan pada bulan Ramadan….” (HR. Bukhari dan Muslim).

Menurut KH. Yusuf, predikat (ajwadan-n?s) menunjukkan betapa kuatnya karakter kedermawanan dalam pribadi Rasulullah SAW. Semangat inilah yang menurutnya perlu dihadirkan kembali dalam kehidupan umat.

“Maulid hendaknya menggerakkan kita untuk semakin dekat dengan akhlak Rasulullah. Kalau Nabi dikenal sebagai manusia yang paling dermawan, maka umat yang mencintai beliau juga harus memiliki kegemaran untuk berbagi dan membantu sesama,” ujarnya.

Berbagi Tidak Harus Menunggu Kaya

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung juga mengajak masyarakat mengubah cara pandang bahwa kedermawanan hanya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki harta berlimpah.

Menurutnya, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai kemampuan. Ada yang mampu membantu melalui zakat dan infak, ada yang bersedekah dalam jumlah sederhana, sementara yang lain dapat memberikan tenaga, perhatian, ilmu, maupun bantuan kepada tetangga yang sedang mengalami kesulitan.

“Kita tidak perlu menunggu menjadi kaya untuk mulai berbagi. Yang terpenting adalah tumbuhnya kepedulian dalam hati dan kemauan untuk memberikan sebagian dari apa yang Allah titipkan kepada kita,” katanya.

Semangat tersebut, lanjut KH. Yusuf, perlu menjadi budaya sosial di tengah masyarakat Kabupaten Bandung. Ketika kepedulian tumbuh secara kolektif, berbagai persoalan sosial dapat diselesaikan melalui semangat gotong royong dan saling membantu.

Dalam konteks tersebut, zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting. Selain bernilai ibadah, ZIS dapat menjadi instrumen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dalam bidang pendidikan, kesehatan, kebutuhan dasar, kemanusiaan hingga pemberdayaan ekonomi.

Maulid Harus Menghasilkan Kepedulian

KH. Yusuf berharap Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya meninggalkan kesan sebagai sebuah kegiatan keagamaan, tetapi juga menghasilkan semangat baru untuk berbuat baik.

Menurutnya, kemeriahan peringatan Maulid akan semakin bermakna apabila setelah acara selesai semakin banyak masyarakat yang tergerak menyantuni anak yatim, membantu fakir miskin, memperhatikan tetangga yang kesulitan, serta semakin tertib menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

“Maulid menghidupkan mahabbah kepada Rasulullah. Tetapi mahabbah itu harus melahirkan keteladanan. Salah satu keteladanan yang sangat nyata adalah menjadi pribadi yang ringan tangan, peduli dan senang memberi manfaat kepada orang lain,” jelasnya.

Sebagai Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, KH. Yusuf juga mengajak para muzaki, munfik, serta seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan semangat Maulid sebagai penguat gerakan kepedulian melalui ZIS.

Ia berharap semangat berbagi tersebut terus tumbuh, bukan hanya pada momentum peringatan hari besar Islam, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk bergerak dari cinta menuju keteladanan, dan dari keteladanan menuju kemanfaatan. Rasulullah SAW adalah manusia yang paling dermawan. Semoga kita sebagai umatnya semakin ringan berbagi, sehingga kehadiran kita benar-benar membawa kebahagiaan dan manfaat bagi sesama,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pemerintah Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk periode Juli, Agustus dan September. Penyaluran berlangsung di Aula Desa Sangiang, Rabu 16 September 2026 yang dihadiri Camat Rancaekek Gugum Gumilar bersama jajaran pemerintah desa serta masyarakat penerima bantuan. Gugum mengatakan penyaluran BLT Dana […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Untuk membantu warga dan kader PKK yang rumahnya dalam kondisi tak layak huni, BAZNAS Kabupaten Bandung membantu rehab dua unit rumah. BAZNAS kabupaten Bandung juga memberikan 2.000 kupon diskon pembelian paket sembako murah untuk warga kurang mampu di Kelurahan Sulaiman dan sekitarnya Sebanyak 7.000 kader PKK Kabupaten Bandung berkumpul dalam Jambore Kader […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung ternyata tidak hanya bertumpu pada pajak yang dipungut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sejumlah layanan publik dan aset pemerintah yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi sumber penerimaan. Data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Bandung 2025 yang bersumber dari BKAD menunjukkan realisasi retribusi daerah mencapai 99,38 […]

Bale Bandung

balebandung.com – Bahasa Al-Qur’an tidak selalu menyampaikan hukum secara langsung. Ada ungkapan-ungkapan yang tampak halus dan tidak eksplisit, tetapi justru memiliki konsekuensi hukum yang penting. Dari persoalan inilah buku Dari Bahasa ke Hukum: Kinayah Al-Qur’an, Kognisi, dan Nalar Fikih karya Yusuf Ali Tantowi, Syihabuddin, dan Dadang Sudana bergerak. Buku ini mencoba mempertemukan kajian bahasa Al-Qur’an, […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim perusahaan milik Pemkab Bandung ini berhasil meraih Juara 1 National Plumbing Competition dalam rangkaian Indonesia Water Forum (IWF) 2026. Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Teddy Setiabudi, mengatakan prestasi tersebut menjadi gambaran pentingnya kompetensi sumber daya manusia dalam […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali turun langsung menemui warga yang tertimpa musibah. Kali ini, KDS mendatangi Desa Lebakwangi, Kecamatan Arjasari, setelah kebakaran melanda rumah warga pada Minggu malam. KDS mengatakan dirinya langsung berkomunikasi dengan Kepala Desa Lebakwangi setelah menerima laporan mengenai kebakaran tersebut. Ia kemudian memastikan penanganan korban dilakukan bersama perangkat daerah […]