Bale Bandung

Mentan Minta Petani Optimalkan Masa Tanam

×

Mentan Minta Petani Optimalkan Masa Tanam

Sebarkan artikel ini
Mentan Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi di Kp Sutam, Desa Sumbersari, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (5/8/17). by iwa/bbcom
Mentan Andi Amran Sulaiman saat panen raya padi di Kp Sutam, Desa Sumbersari, Kec Ciparay, Kab Bandung, Sabtu (5/8/17). by iwa/bbcom

CIPARAY – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan panen dari April sampai September berhasil dan kualitasnya bagus. Untuk itu Kementerian Pertanian menekankan kepada petani agar mengoptimalkan masa tanam pada musim kemarau ini sehingga pada November, Desember, dan Januari, tidak terjadi paceklik.

“Jangan sampai terjadi paceklik di musim kemarau nanti,” ucap Mentan saat panen raya padi di Kampung Sutam, Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/8/17).

Amran menyebutkan, pola tanam yang dibangun saat ini harus mencapai 1 juta hektare (ha) dari biasanya hanya 500.000 ha/bulan. Bulan lalu sudah tercapai dan diharapkan Agustus dan September bisa mencapai angka itu.

“Sistemnya sederhana sstem yang sudah kita bangun di mana pada bulan Juli, Agustus dan September tidak boleh tanam di bawah satu juta hektare, sehingga tidak ada paceklik dan harga beras stabil, ini sudah masuk tahun kedua harga beras stabil” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]