Bale Bandung

MIMPI, Meminimalkan Hoax

×

MIMPI, Meminimalkan Hoax

Sebarkan artikel ini
Mimbar Pemimpin Indonesia (MIMPI) di Aula Sanusi Harjadinata Unpad Jl. Dipati Ukur Bandung, Rabu (24/4/18). by KPU

BANDUNG – Mimbar Pemimpin Indonesia (MIMPI) merupakan salah satu sarana bagi pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat untuk semakin mengenalkan diri ke masyarakat. Setidaknya, meminimalkan hoax karena informasi diperoleh langsung dari sumbernya. Para pemilih pun bisa memilih pemimpin terbaik.

Demikian antara lain dikemukakan Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data, Ferdhiman Bariguna pada acara MIMPI di Aula Sanusi Harjadinata Unpad Jl. Dipati Ukur Bandung, Rabu (24/4/18).

Dikatakan Ferdhiman, terselenggaranya kegiatan ini harus disyukuri karena banyak manfaaf bagi masyarakat. “Sesuai tema besar Pilgub Jabar, yakni sebagai sarana edukasi demokrasi dan wahana wisata politik,” ungkap Aang, sapaan Ferdhiman.

Peran edukasi demokrasi bermanfaat bagi masyarakat dan penyelenggara pemilu, sekaligus dalam rangka meningkatkan kualitas hidup. “Begitu pula sebagai wahana wisata politik bersifat menyenangkan dan tidak menakutkan atau menyeramkan,” imbuhnya.

Sebelumnya Wakil Rektor I Unpad, Arry Bainus berharap kegiatan ini bersifat netral, obyektif, dan tidak merendahkan. “Mudah-mudahan pula menjadi diskusi yang bermanfaat,” ucap Arry.

Acara yang bertema “Ngaruwat Kandidat keur Ngarawat Jawa Barat” itu dihadiri ratusan mahasiswa dan IKA (Ikatan Keluarga) Unpad, serta Cagub Ridwan Kamil (pasangan Rindu), Cawagub Anton Charliyan (pasangan Hasanah), dan Cawagub Dedi Mulyadi (pasangan Deddy-Dedi). ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]