Bale Jabar

Minum Kopi dan Semangka Bersamaan Bisa Berbahaya?

×

Minum Kopi dan Semangka Bersamaan Bisa Berbahaya?

Sebarkan artikel ini

Balebandung.com – Jika kita minum kopi dan semangka dalam waktu yang berdekatan atau bersamaan, maka kita akan berisiko mengalami masalah kesehatan atau bahkan kematian. Sebenarnya, apakah mitos ini sesuai dengan fakta medis?

Untungnya, pakar kesehatan menyebut mitos ini tidak sesuai dengan fakta medis. Menurut Jansen Ongko, M.Sc, R.D, seperti dilansir doktersehat.com, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa mengonsumsinya bersamaan bisa membahayakan kesehatan.

“Banyak orang bertanya kepada saya terkait hal ini. Saya sudah beberapa kali menulis tentang hal ini dan memastikan bahwa mitos ini tidak benar. Kopi tidak akan memberikan efek buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi bersamaan dengan semangka,” tandas Jansen.

Meski begitu, Jansen juga menyebutkan bahwa kandungan di dalam kopi bisa memberikan efek berupa terhambatnya proses penyerapan zat besi di dalam tubuh. Padahal, di dalam berbagai macam makanan, termasuk buah-buahan juga terdapat kandungan zat besi. Jika sampai proses penyerapan zat besi pada makanan ini terganggu, maka mereka yang mengalami kondisi anemia atau wanita yang sedang menstruasi akan mengalami efek buruk bagi kondisi kesehatannya.

Sebenarnya, selain kopi, minuman berkafein lain seperti teh atau minuman bersoda juga bisa memberikan efek menghambat proses penyerapan zat besi. Karena alasan inilah ada baiknya penderita anemia dan wanita yang sedang menstruasi tidak mengonsumsinya di waktu yang terlalu dekat dengan saat mereka makan. Dengan menghindarinya untuk sementara waktu, maka tubuh akan tetap mendapatkan asupan zat besi yang dibutuhkan oleh kesehatan darah.

Jika sampai tubuh mengalami kekurangan zat besi, maka kita pun akan lebih rentan mengalami gejala berupa wajah yang terlihat pucat, tubuh yang lelah, lesu, dan lemas, serta rasa malas untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Dalam beberapa kasus, hal ini bahkan bisa menyebabkan sakit kepala atau mual-mual.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]