Bale Jabar

Misteri Tembang Sunda “Bangbung Hideung”

×

Misteri Tembang Sunda “Bangbung Hideung”

Sebarkan artikel ini

Balebandung.com – Mungkin sudah tak aneh lagi mendengar lagu “Bangbung Hideung” yang banyak dibicarakan orang-orang tentang hal mistis yang terkandung dalam lagu tersebut.

Boleh percaya boleh tidak, namun dari pengalaman yang saya rasakan lagu Bangbung Hideung ini memang benar-benar menyimpan aura mistis yang sangat kuat. Apalagi bila didengarkan oleh orang-orang yang memiliki ilmu kebatinan auranya makin terasa sangat kuat.

Banyak orang-orang yang mungkin kesurupan setelah mendengar lagu Bangbung Hideung ini secara langsung, baik dalam acara hajatan urang sunda maupun kegiatan yang menyertakan lagu ini didalamnya.

Tak sembarangan menyanyikan lagu Bangbung Hideung ini. Biasanya para pesinden atau penyanyi yang akan menyanyikan lagu ini harus melakukan ritual khusus yang biasanya disebut nyambat makhluk ghaib.

Setelah itu biasanya tak lama kemudian si pesinden atau penyanyi akan menyanyikan lagu Bangbung Hideung tersebut dan mulailah beberapa orang yang mendengarkan lagu tersebut akan mengalami kerasukan.

Biasanya orang-orang yang mengalami kerasukan ini dimasuki roh dari karuhun mereka sendiri atau dari khodam yang ada dalam diri mereka sendiri. Orang-orang yang mengalami kerasukan ini akan berjoged mengikuti alunan lagu sampai lagu Bangbung Hideung ini selesai dilantunkan.

Tentu saja saat berjoged mengikuti alunan lagu ini, orang-orang yang mengalami kerasukan biasanya akan berjoged memakai gerakan pencak silat atau juga pamacan karena biasanya yang merasuki mereka adalah karuhun dan makhluk ghaib sejenis macan atau biasa disebut pamacan.*** by Dirga Mukti, 4 April 2018

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]