Bale Bandung

Mulai 2024, Dishub Kab Bandung Hapus Rp6 Miliar dari Pajak Retribusi

×

Mulai 2024, Dishub Kab Bandung Hapus Rp6 Miliar dari Pajak Retribusi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung H. Iman Irianto/bb2/bbcom/

SOREANG, Balebandung.com – Mulai tahun 2024 pemerintah daerah akan menghapus segala bentuk pajak retribusi, sebagai dampat diberlakukannya Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.

Undang-undang kelanjutan dari omnibuslaw ini pun ditindaklanjuti dengan rancangan peraturan daerah yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD dan eksekutif

UU No 1 itu menyebutkan yang ada penghapusan beberapa potensi terkait dengan retribusi daerah. Dengan diberlakukannya Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sejumlah organisasi perangkat daerah di tiap pemda pun terkena imbasnya.

Seperti untuk Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, yang terkena imbas penghapusan potensi daerah di dua titik. Pertama, retribusi daerah untuk pengujian kendaraan bermotor atau biasa disebut Uji KIR. Kedua, retribusi daerah untuk retribusi terminal.

“Jadi, yang selama ini salah satu tugas Dishub itu memungut di terminal terkait dengan angkotnya yang keluar masuk terminal, mulai tahun 2024 ini dihapuskan,” kata Kepala Dishub Kabupaten Bandung Iman Irianto, Senin (14/8/2023).

Dengan dihapusnya restribusi terminal ini Dishub Kabupaten Bandung kehilangan potensi Rp1 miliar untuk pemasukan ke pendapatan daerah.

Kedua, imbuh Iman, retribusi kendaraan bermotor yang enam  bulan sekali  juga dihapus yang setiap tahunnya menghasilkan hampir Rp5 miliar.

“Jadi, kalau dilihat dari kedua retribusi itu hampir Rp6 miliar dihapusnya nanti. Mau bagaimana lagi ini sudah perintah undang-undang, kata Iman. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung berhasil mengungkap dugaan kejahatan lingkungan yang dilakukan sebuah perusahaan di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Dalam kasus ini, polisi menetapkan PT TDP sebagai tersangka korporasi karena diduga mengelola limbah B3 tanpa fasilitas Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) yang berizin. Pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan sejak Januari 2026 yang dilakukan Satreskrim […]

Bale Bandung

III Gambar Puteri Galuh Pagi itu Majapahit tampak berseri. Para hadirin berkumpul. Sang Prabu Tua, Prabu Daha, dan Sang Nalendra Majapahit duduk di tempat kehormatan. Sang Nalendra Majapahit tampil gagah tiada tanding. Cahayanya benderang terang. Gagah pembawaan, tampan dari kodrat, patut menjadi pengayom negara. Tajam pandang matanya yang elok, tanda berakal tajam. Busana Sang Hayam […]

Bale Bandung

Catatan Redaksi: Serial ini merupakan saduran prosa dari Kidung Sunda, karya sastra Jawa Pertengahan yang dikenal melalui tradisi manuskrip Bali/Jawa-Bali. Pengarangnya tidak diketahui secara pasti. Ada keterangan yang mengaitkan teks ini dengan kemungkinan pengarang berlatar Jawa yang pindah dan tinggal menetap di Bali, tetapi hal itu tetap perlu dibaca sebagai dugaan, bukan fakta final. Menariknya, […]