Bale Bandung

Pagelaran Teater “Sang Jalak Harupat”  Oto Iskandar Di Nata Tampil di GBS 6-7 September 2023 

×

Pagelaran Teater “Sang Jalak Harupat”  Oto Iskandar Di Nata Tampil di GBS 6-7 September 2023 

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Nama Stadion Si Jalak Harupat diambil dari julukan pahlawan nasional Raden Oto Iskandar Di Nata yang lahir di Bojongsoang, 31 Maret 1897. Oto dikenal sebagai tokoh yang berani dan vokal dalam mengkritik pemerintahan kolonial Belanda yang merugikan Indonesia, baik saat dia masih bersekolah maupun setelah diangkat sebagai anggota Volkstaad (semacam DPR).

Atas keberaniannya tersebut, Oto diberi gelar Si Jalak Harupat yang diibaratkan seperti ayam jantan yang jika diadu selalu menang.

Semangat Oto sebagai Si Jalak Harupat juga hadir di dunia olah raga. Oto adalah ketua pertama gerakan keolahragaan di Indonesia pada masa penjajahan Jepang Gerakan Latihan Olahraga (GELORA) yang dikenal sebagai cikal bakal KONI saat ini.

Ia pun sempat aktif di dunia jurnalistik serta berperan sebagai pendidik. Dia juga pernah mendidik seorang anak nakal yang di masa depannya dikenal sebagai Jenderal Polisi Drs. Hoegeng Iman Santoso, polisi yang paling berani dan jujur di Indonesia.

Penulis buku “Oto Iskandar Di Nata The Untold Story”, Iip D. Yahya menyebutkan, peran pahlawan asli Sunda tersebut sangatlah besar dalam meraih kemerdekaan Indonesia, tapi itu tidak pernah disebutkan di sejarah nasional.

Menurutnya, selama ini masyarakat mengenal nama Oto Iskandar Di Nata (Otista) hanya sebagai pahlawan nasional yang namanya digunakan sebagai nama jalan atau nama gedung.

“Sayangnya, masyarakat Sunda sendiri banyak yang tidak tahu, bahwa ternyata mereka punya pahlawan yang juga orang Sunda dan bisa mereka contoh, juga mereka bangga-banggakan,” jelas Iip pada saat wawancara di LPPL Radio Kandaga, Rabu (2/8/2023).

Ia juga menambahkan, Otista juga hadir pada penyusunan naskah Proklamasi Kemerdekaan. Bahkan dia jugalah yang mendorong agar Soekarno-Hatta secara aklamasi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama. Selain itu,

Otista berperan sebagai perintis Badan Keamanan Rakyat (BKR) di zaman penjajahan Jepang, yang selanjutnya menjadi cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Kok, tokoh yang memiliki peran seperti ini tidak ada yang tahu?” tanya Iip.

Ia menyayangkan sejarah tokoh asli Sunda tersebut tidak dikenal luas oleh masyarakat Sunda sendiri. Atas dasar itulah Iip menulis buku tentang Oto Iskandar Di Nata dan saat ini bersama Teater Sabtu Sore akan menampilkan pagelaran teater bertajuk “Sang Jalak Harupat” yang akan diselenggarakan pada 6-7 September 2023 di Gedung Budaya Soreang.

Pagelaran yang disutradarai oleh Linggah Hermawan tersebut akan mengangkat sejarah hidup Oto Iskandar Di Nata. Mulai dari saat dia masih bersekolah dan berani mendebat anggota Volkstraad, hingga menjelang kematian tragisnya, dibunuh dan dibuang di Situ Cimaung.

Selain bertujuan untuk memperkenalkan tokoh pahlawan Sunda kepada masyarakat Sunda itu sendiri, Linggah menyebutkan dirinya memiliki tanggung jawab moral sebagai orang Sunda, agar kisah kepahlawanan Si Jalak Harupat bisa diteruskan kepada generasi muda selanjutnya.

“Pertunjukkan ini cocok untuk segala usia, mulai dari anak-anak sekolah sampai orang dewasa. Sebab orang-orang seusia kita saja masih banyak yang belum tahu tentang beliau,” kata Linggah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik dan mengapresiasi pagelaran tersebut. Bupati berpendapat pagelaran ini akan mengingatkan kita akan perjuangan Oto Iskandar Di Nata sebagai bentuk cerminan bangsa yang besar serta menghargai jasa pahlawannya.

“Marilah kita membangun Indonesia yang lebih maju, lebih kuat, dan berbudaya  dengan bermodalkan semangat patriotisme para pahlawan dan pendahulu kita,” serunya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]