Bale Bandung

Parpol Bisa Tekan Angka Kerawanan dan Pelanggaran Pemilu

×

Parpol Bisa Tekan Angka Kerawanan dan Pelanggaran Pemilu

Sebarkan artikel ini
Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Bandung Kahpiana./balebandung.com/

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Kahpiana mengatakan dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang, perlu ada kesadaran dari partai politik peserta pemilu yang dimungkinkan bakal mendaftar dan menjadi peserta dalam kegiatan pendidikan politik yang dilaksnakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bandung, paling tidak mengetahui indeks-indeks kerawanan Pemilu dan Pilkada yang akan ada pada Pemilu mendatang.

Hal itu diungkapkan Kahpiana kepada wartawan saat menghadiri kegiatan pendidikan politik yang dilaksanakan Pemkab Bandung melalui Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (27/7/2022).

“Memang mengaca pada Pemilu 2020 itu, Kabupaten Bandung menjadi salah satu kabupaten 50 terbesar dengan risiko tertinggi dari kontek sosial politik hampir 86 persen,” katanya.

Kahpiana berharap pada Pemilu mendatang dengan adanya pelaksanaan pendidikan politik yang dilaksanakan Pemkab Bandung melalui Badan Kesbangpol ini, partai politik bisa menekan angka itu.

“Satu angka kerawanan, dan kedua pelanggaran. Mengacu pada Pilkada terakhir di Kabupaten Bandung, memang pelanggaran terbesar itu netralitas ASN (Aparatur Sipil Negara). Karena memang Pilkada itu hajatan lokal, kepentingannya kepentingan lokal. Jadi penggiringan terhadap ASN sangat tinggi. Mudah-mudahan di Pemilu 2024, netralitas ASN dan punya kesadaran hal itu untuk tetap netral di tracknya. Tidak memberanikan diri untuk tampil ke muka,” tutur Kahpiana.

Kahpiana menyebutkan, jelang Pemilu 2024 mendatang, Bawaslu sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan terhadap kelompok lintas agama.

“Itu dilaksanakan hampir satu bulan ke belakang. Karena memang kami melihat konteks sosial politik kita tinggi. Maka dalam kegiatan sosialisasi itu dihadiri oleh para pemuka agama, di dalamya ada ormas Islam, ormas non-muslim, perkumpulan penganut kepercayaan supaya mereka menjadi triger bagi masyarakat yang ada di belakangnya,” ujarnya.

“Kalau sudah isunya politik identitas di Pemilu 2024, mungkin di Pemilu 2019 akan terjadi di Pemilu 2024,” imbuhnya.

Menurutnya, politik identitas itu sempat ramai, menjadikan agama sebagai produk untuk saling menyerang, saling menghasut, saling menjatuhkan. “Yang akhirnya, itu hanya permainan politik elit. Kemarin dalam sosialisasi itu, kita menyentuhnya ke arah sana,” katanya.

Kemudian, lanjut Kahpiana, dalam pelaksanaan sosialisasi itu, terkait sengketa proses (pendaftaran peserta pemilu/pilkada), khususnya pada pendaftaran partai politik. Dikabarkan, sudah hampir 75 partai politik yang sudah mendaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

“Ini dimungkinkan ketika pendaftaran verifikasi, mungkin saja potensi-potensi sengketa akan terjadi. Kita undang, pencegahan termasuk sosialisasi terhadap partai politik bagaimana ketika partai politik itu ditolak oleh KPU. Langkah peradilannya ke mana? Bawaslu ini menjadi tempat partai politik yang memang ditolak oleh KPU. Undang-Undang memberikan wewenang kepada Bawaslu untuk menyelesaikan sengketa proses,” tuturnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong percepatan proses persetujuan lingkungan sebagai salah satu persyaratan perizinan berusaha atau kegiatan di Kabupaten Bandung. Percepatan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan investasi sekaligus meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Hal itu disampaikan bupati yang akrab disapa KDS, saat memimpin Rapat Koordinasi Proses Persetujuan Lingkungan sebagai Persyaratan […]

Bale Bandung

SOREANGl, balebandung.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat melaksanakan entry meeting Pemeriksaan Pendahuluan Kepatuhan atas Pengadaan Barang dan Jasa Infrastruktur Layanan Publik Tahun 2026 di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bandung di Soreang, Rabu (9/9/2026). Pemeriksaan pendahuluan ini merupakan bagian dari upaya BPK menindaklanjuti sejumlah […]

Bale Bandung

CILEUNYI, balebandung.com – Setiap orang memiliki masa lalu, tetapi tidak seorang pun seharusnya kehilangan kesempatan untuk memperbaiki masa depannya. Pesan itu mengemuka ketika Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menghadiri Program Layanan Hapus Tato Gratis Tahap III di Pondok Pesantren Anak Jalanan At-Tamur, Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi Indonesia (AKKOPSI) mendorong pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi bagian dari agenda ketahanan pangan nasional. Usulan tersebut disampaikan Ketua Umum AKKOPSI yang juga Bupati Bandung, Dadang Supriatna, dalam audiensi bersama Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dengan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung bergerak merespons sebaran abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah. BTB membagikan masker kepada pengendara di kawasan Lampu Merah Al Fathu, Soreang, Senin, 7 September 2026. Pembagian masker dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu saluran pernapasan. BAZNAS mengingatkan masyarakat […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Sebanyak 4.737 peserta ambil bagian dalam Bandung Bedas Run 2026 yang digelar di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (6/9/2026). Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan sejumlah warga negara asing. Mereka turun dalam dua kategori lomba, yakni 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Bupati Bandung Dadang Supriatna […]