Bale Bandung

Pemkot dan Pemkab Bandung Teken MoU Kerjasama Lintas Daerah

×

Pemkot dan Pemkab Bandung Teken MoU Kerjasama Lintas Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan kamil, ST, M.UD saat penandatanganan MoU di Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (28/6). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan kamil, ST, M.UD saat penandatanganan MoU di Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (28/6). by Humas Pemkab Bandung

DAYEUHKOLOT – Guna mempercepat pembangunan khususnya dalam penataan lintas daerah, Pemkab Bandung dan Pemkot Bandung melakukan penandatanganan kesepakatan bersama atau MoU (Memorandum Of Understanding). Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, SH, S.Ip, M.Ip dan Walikota Bandung Mochamad Ridwan kamil, ST, M.UD di Kampus Telkom University Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (28/6/16) lalu.

Kerjasama pembangunan lintas daerah di antara kedua pemerintah tersebut perlu dilakukan, mengingat banyaknya persoalan yang saling bersinggungan khususnya dalam mewujudkan penyediaan pelayanan publik. Mulai dari persoalan sampah, banjir, kesehatan, pendidikan, infrastruktur transportasi serta pariwisata.

“Lebih jauhnya lagi, kerjasama ini untuk memantapkan hubungan dan keterikatan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI, di samping menyerasikan pembangunan daerah, dan mensinergikan potensi antar daerah juga meningkatkan pertukaran pengetahuan, teknologi dan kapasitas fiskal masing-masing,” kata Dadang Mochamad Naser, dirilis Humas Pemkab Bandung, Kamis (30/6/16).

Dalam naskah tersebut, disebutkan ruang lingkup kerjasama meliputi pengembangan infrastruktur perkotaan yang mencakup kebinamargaan, cipta karya, sumber daya air, penanggulangan sampah dan banjir, pertamanan, pemakaman, pertanian, ketahanan pangan, perumahan, sanitasi, perhubungan, pengembangan ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, kebudayaan dan pariwisata dan promosi investasi dan perdagangan.

“Dengan ditandatanganinya kerjasama ini, antara kedua pemerintahan sekarang memiliki landasan yang sangat kuat untuk mensinergikan berbagai kepentingan, dengan demikian tidak ada istilah ego daerah atau ego sektoral. Sekarang mari kita melakukan sabilulungan membangun daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dadang.

Secara historis, Kabupaten Bandung yang berdiri 20 April 1641 dalam perkembangan pemerintahannya, melahirkan Kota Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Kota Bandung lahir pada masa penjajahan Belanda. Sementara Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat pada masa reformasi.

Walikota Bandung Ridwan Kamil menambahkan kerjasama ini akan lebih memudahkan dalam percepatan koordinasi antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. “Alhamdulillah, bersama Bupati Kabupaten Bandung Kang Dadang Naser, menandatangani kerjasama antar wilayah antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Semoga selanjutnya bisa saling mendukung dan mencari solusi untuk masalah-masalah lintas wilayah,” ucap Ridwan.

Pada kesempatan itu Emil pun mengajak kepada Pemkab Bandung untuk bersama memanfaatkan fasilitas lahan yang berada di seputar Lapangan Husen Sastranegara untuk jualan bersama khususnya produk UMKM. Ia berharap, dengan adanya kerjasama tersebut promosi produk yang dihasilkan kedua daerah itu semakin menguat.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Komitmen PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Narogong dalam memperluas akses pendidikan dan mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapatkan predikat Platinum melalui program Sinergi Jejak Baik untuk Negeri (SIJEBI), serta predikat Gold melalui program SARtiKa BERDAYA (Sahabat Perempuan Kepala Keluarga Berdaya) dalam ajang Indonesian SDGs Award (ISDA) 2026 di Binakarna Hall, Bidakara Jakarta, […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendeklarasikan komitmen bersama menolak judi online dan judi konvensional di lingkungan aparatur negara. Deklarasi itu dibacakan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti 100 peserta dari ASN, pegawai BUMD, serta aparatur pemerintahan desa, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) semakin aktif menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah desa. BPD dinilai memiliki posisi penting dalam mengawal pemerintahan, pembangunan, serta kepentingan masyarakat di tingkat desa. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat mengukuhkan 435 anggota BPD dari 55 desa yang […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com –  Pemerintah Kabupaten Bandung memperkuat komitmen percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) sebagai instrumen penting dalam memberikan kepastian pemanfaatan ruang, mengarahkan pembangunan, sekaligus mendukung kemudahan berusaha dan investasi di daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan RDTR Region I Tahun 2026 oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam Rapat Koordinasi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna memberikan kesaksian dalam persidangan perkara PT Bandung Daya Sentosa (BDS) di Pengadillan Negeri Kota Bandung, Selasa (29/9/2026). Kehadiran bupati yang akrab disapa KDS ini merupakan bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dan bentuk pemenuhan kewajibannya untuk memberikan keterangan sesuai pengetahuan dan kapasitasnya. Dalam konteks kepemilikan Pemerintah Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah […]