Bale Bandung

Pemuda Muhammadiyah Kab Bandung Gelar Madrasah Kebangsaan

×

Pemuda Muhammadiyah Kab Bandung Gelar Madrasah Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

MARGAHAYU, Balebandung.com – Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bandung menggelar Diskusi Panel Madrasah Kebangsaan, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandung Selatan, Sabtu (30/12/19)

Diskusi bertema ” Menggairahkan Dakwah Persyarikatan, Menggeliatkan Pencerahan Politik Kader dalam menghadapi Pilkada 2020″ ini merupakan ikhtiar Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bandung untuk memberikan pencerahan politik dalam konteks dakwah di ranah kebangsaan.

Diskusi menghadirkan 4 narasumber diantaranya Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung , Komisioner KPU Kabupaten Bandung dan Ketua Muhammadiyah Kabupaten Bandung.

Ketua Bawaslu Kab Bandung Januar Sholahudin menandaskan pentingnya seluruh kader Muhammadiyah untuk mengawal setiap tahapan Pilkada 2020, agar penyelenggaraan Pilkada yang berkualitas, berjalan sukses tanpa ekses, sehingga melahirkan pemimpin yang membawa kabupaten Bandung lebih berkemajuan.

Selain itu, Ketua Bawaslu pun menyoroti wacana proses pemilihan yang dikembalikan lagi dipilih oleh legislatif, yang menurutnya hal ini merupakan sebuah kemunduran demokrasi. Untuk itu dirinya mengajak kepada seluruh peserta untuk mengawal dan memastikan kedaulatan rakyat dalam proses pemilihan pemimpin.

Sementara Komisioner KPU Kab Bandung H. Supriatna mengajak kepada seluruh peserta untuk bisa mensosialasisakan pelaksanaan pilkada 2020 sampai ke akar rumput, agar partisifasi pemilih di Pilkada Kab Bandung meningkat, sehingga pesta demokrasi di Kab Bandung benar-benar dinikmati oleh seluruh warga Kab Bandung.

Diskusi hadiri ratusan peserta yang terdiri dari Angkatan Muda Muhammadiyah, kader, anggota, serta simpatisan Muhammadiyah yang ada di Kab Bandung.

Direktur Eksekutif Madrasah Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah Kab Bandung, M Syahirul Alim mengungkapkan, digelarnya kegiatan ini sebagai wujud kontribusi Pemuda Muhammadiyah untuk menciptakan iklim demokrasi yang berkemajuan dengan terus memberikan pendidikan dan pencerahan politik di tengah masyarakat.

Sedangkan Ketua Muhammadiyah Kab Bandung H. Usep Sudrajat dalam sambutannya menekankan kepada seluruh kader Muhammadiyah untuk aktif berperan dalam dakwah kebangsaan. Apalagi menurutnya Muhammadiyah memiliki prinsip politik luhur yang mengedapankan nilai-nilai keadaban, politik moral, yang muaranya untuk memajukan umat dan bangsa.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]