Bale Bandung

Ribuan Warga Sumedang Ikuti Haul Pejuang Kemerdekaan

×

Ribuan Warga Sumedang Ikuti Haul Pejuang Kemerdekaan

Sebarkan artikel ini
Pengajian Majelis Ta'lim Bersatu (MTB) Sumedang ke-104 kembali digelar bersama KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Almnafi di Masjid Agung Sumedang, Kamis (11/8) malam./foto istimewa/bbcom/

SUMEDANG,balebandung.com – Pengajian Majelis Ta’lim Bersatu (MTB) Sumedang ke-104 kembali digelar bersama KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Almnafi di Masjid Agung Sumedang, Kamis (11/8) malam.

Terpantau, pengajian tampak berbeda dengan yang pernah digelar pada sebelumnya.

Karena, secara khusus mendoakan leluhur serta pahlawan serta syukuran Kemerdekan ke-77 Republik Indonesia.

Bahkan, terpantau dihadiri Forkopimda Sumedang Bupati H. Dony Ahmad Munir, Kapolres AKBP Indra Setiawan serta Dandim 0610 Sumedang, Letkol Inf Hendrix Fahlevi.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir mengapresiasi pengajian yang diusung MTB Sumedang tersebut.

“Atas nama pemda dan pribadi, saya menghaturkan silaturahmi bisa hadir kegiatan MTB,” ucap Dony.

Semoga, ujar dia, menjadikan amal ibadah serta merekatkan tali silaturahmi antara pemda dengan MTB serta warga Sumedang.

“Pemda menyambut baik pengajian MTB, khuusnya malam ini syukur nikmat Allah, nikmat Kemerdekaan ke-77 RI termasuk haul para pahlawan,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, kita bersyukur tinggal di negara Indonesia yang aman dan damai.

Karena, bisa ibadah dengan aman dan nyaman termasuk tak ada permusuhan antar umat, suku serta agama.

Menurutnya, berbeda dengan di negara lain yang masih ada permusuhan dan perang, maka kita wajib bersyukur.

Dony mengatakan, para pendiri negara kita diantaranya ulama, merekalah dasar-dasar kita bernegara

Ada bhineka tunggal ika, pancasila, serta menerapkan islam yang rohmatan lilalamin.

Tentu saja, Islam yang mengedepankan ramah, tak marah-marah, islam yng merangkul bukan memukul.

“Dengan aman dan damai, maka kita bisa bekerja serta ibadah dengan nyaman,” ujarnya.

Dikatakan, sekarang tinggal bagaimana kita mengisi pikiran dan ilmu serta ahlak serta moral nilai agama, agar Sumedang khususnya bisa maju dan sejahtera.

“Haul para leluhur dan pejuang kemerdekaan ini, menjadi bagian untuk merefleksikan jejak pahlawan dalam membangun negara serta membina masyarakat,” katanya seraya memberikan cindera mata kepada KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Almnafi.

Semoga para leluhur dan pahlawan kemerdekaan RI serta
para leluhur kita, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan mengaku kegiatan pengajian MTB benar-benar mulia.

“Ini majelis untuk kemajuan umat muslim agar bisa bersatu. Kita memanjatkan doa-doa kebaikan, termasuk malam ini haul para pahlawan juga tasyakur kemerdekaan RI,” kata Indra.

Menurut dia, sebagai Kapolres yang baru menjabat di Sumedang, berharap semoga bisa amanah dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Jika ada warga yang membutuhkan pelayanan Polri, maka akan kami layani dengan sebaik-baiknya. Targetnya, berkah dunia akhirat,” ujar Indra.

Mohon doa dari warga Sumedang, agar dirinya bisa melayani masyarakat dengan baik.

Bahkan, semoga bisa mengabdikan diri sebagai Kapolres yang amanah sesuai harapan warga Sumedang.

Sementara, Dandim 0610 Sumedang, Letkol Inf Hendrix Fahlevi pun mengapresiasi pengajian MTB.

Menurut dia, bangsa besar adalah yang bisa menghormati jasa pahlawannya.

Sekarang, warga Sumedang melalui MTB, mendoakan
para pahlawan serta syukuran kemerdekaan RI.

“Sebagai Dandim yang baru, saya mohon doa serta dukungan warga Sumedang, agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam tausiyahnya, KH. M. Muhyiddin Abdul Qodir Almnafi mengupas makna hijrah Nabi Muhammad SAW.

Menurut dia, perjuangan para pejuang kemerdekaan untuk kebaikan dan kehidupan mahluk hidup.

Maka, dalam ajaran islam, tak boleh bermusuhan, tak boleh menzolimi dan menakut-nakuti kepada siapa pun, termasuk kepada hewan.

“Alangkah baiknya kita memudahkan urusan manusia dan membahagikan sesama manusia,” ucapnya.

Melalui ajaran Islam, maka lingkungan aman dan binatang pun aman.

Islam menjaga dari kerugian dan kerusakan sekecil apa pun.

“Nabi kita mengajarkan uapaya kebahagiaan manusia, maka apa pun profesi kita, agar mengingat nilai perjuangan yang agung,” ujarnya.

Dikatakan, pahlawan berjuang bukan untuk ketidakbaikan, mereka mati-matian dalam rangka mewujudkan bangsa Indonesia berahlak mulia, aman agar roda ekonomi masyarakat mencukupi.

Bahkan, pahlawan bertekad membuat rakyat sejahtera, damai, maka itulah makna kemerdekaan.

“Leluhur kita memerdekakan negara ini dari kebodohan, kekacauan dan kerugian. Kita wajib mengingat sepak terjang leluhur yang telah memperjuangkan kemerdekaan,” ujarnya.

Ayo, perangi apa pun yang akan merusak persatuan dan kesatuan negara Indonesia. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]