Bale Bandung

Diresmikan, Desa Digital Sadar Sampah di Kabupaten Bandung

×

Diresmikan, Desa Digital Sadar Sampah di Kabupaten Bandung

Sebarkan artikel ini
Peresmian desa digital sadar sampah di Bank Sampah Bersinar Jalan Raya Terusan Bojongsoang No 174 Kelurahan/Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022)./bb2/bbcom/.

BALEENDAH,balebandung.com – Sinarmas MSIG Life dan MSIG Indonesia bersama Smash.id resmikan desa digital sadar sampah untuk kehidupan masa depan yang lebih baik. Peresmian itu dilaksanakan di Bank Sampah Bersinar Jalan Raya Terusan Bojongsoang No 174 Kelurahan/Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).

Peresmian desa digital sadar sampah itu sebagai bentuk tanggung jawab nyata perusahaan bagi masyarakat dan lingkungan dengan penerapan pengelolaan sampah berbasis digital.

Untuk itu, PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (Sinarmas MSIG Life) dan PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) berkolaborasi bersama Smash.id dalam menyediakan smart drop box sebagai bagian dari program pengelolaan sampah berbasis digital di 6 Desa/Kelurahan Kabupaten Bandung. Keenam desa itu yakni, Desa Cipagalo, Desa Dayeuhkolot, Desa Bojongsoang, Desa Wangisagara, Kelurahan Wargamekar dan Kelurahan Baleendah.

Pada pelaksanaan kegiatan yang dihadiri para kepala desa dan lurah itu, program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus bertujuan meningkatkan budaya sadar sampah bagi masyarakat.

Menyambut semangat hari kemerdekaan Republik Indonesia. Inisiatif ini sekaligus menunjukkan upaya perubahan untuk masa depan yang lebih baik melalui rutin memilah sampah sehari-hari. Sampah yang tidak terpilah dan terkelola dengan baik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Erpi Suwandi, ST, MM, mengatakan bahwa timbunan sampah di Kabupaten Bandung mencapai 1.268 ton per hari. Berdasarkan data neraca pengelolaan sampah tahun 2021, sampah yang terkelola sebesar 62,40% dimana penanganan sampah 24,95% dan pengurangan sampah 37,45% sementara sisanya masih menumpuk.

“Kabupaten Bandung telah memiliki 135 Tempat Pengelolaan Sampah – Reduce Reuse Recycle (TPS3R), 318 Bank Sampah, 300 Bank Sampah Tematik (BST), dan juga Pusat Edukasi Pengelolaan Sampah (PUSPA),” kata Erpi.

Meskipun demikian, imbuh Erpi, tetap diperlukan upaya solutif dan keterlibatan aktif berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa sampah yang diproduksi oleh lingkungannya adalah beban masing-masing.
“Jadi setiap orang harus berkontribusi dalam mengelola sampah dari sumbernya dan tidak hanya bergantung pada pemerintah,” ujar Erpi.

Sementara itu, Head of Customer & Marketing Sinarmas MSIG Life Lukman Auliadi mengatakan, sejalan dengan semangat ‘Live for The Future’, Sinarmas MSIG Life akan terus berupaya mewujudkan tujuan utama perusahaan yakni memberikan perlindungan sekaligus menciptakan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dan lingkungan melalui tiga inisiatif dalam menerapkan gaya hidup yakni hidup terlindungi, sehat dan lestari.

“Kami percaya bahwa hal ini dapat dimulai dari penerapan gaya hidup berkelanjutan yang sederhana, seperti memilah dan mengolah sampah,” kata Lukman.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi salah satu aksi nyata dalam menjalankan inisiatif perusahaan menerapkan ESG (Environment, Social & Governance).
“Setelah sebelumnya kami mengimplementasikan berbagai inisiatif gaya hidup berkelanjutan melalui pengurangan emisi karbon, penggunaan kertas, dan sampah plastik serta meminimalisir energi listrik di gedung kantor,” ungkap Lukman.

Di tempat sama, Administration Dept. Head MSIG Indonesia Susana Alamsyah mengatakan, kontribusi bagi perkembangan masyarakat yang dinamis dan membantu memastikan masa depan yang sehat bagi planet juga menjadi perhatian bagi MSIG Indonesia.

“Kami berupaya untuk terus mengambil peran dalam melestarikan ekosistem yang diperlukan oleh planet ini untuk mengurangi risiko terhadap kerugian akibat bencana,” jelas Susana.

Menurutnya, memfasilitasi serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya memilah dan mengolah sampah dengan baik menjadi salah satu langkah yang diambil dalam menjalankan kampanye perusahaan dalam perlindungan terhadap keanekaragaman hayati yang merupakan jaminan bagi masa depan berkelanjutan.

Dikatakannya, bersama dengan Smash.id, penyediaan Smart Waste Bin oleh Sinarmas MSIG Life dan MSIG Indonesia diharapkan dapat membantu proses pengelolaan sampah agar lebih mudah dan efektif.

“Tempat sampah berbasis teknologi digital ini dilengkapi dengan pemindai barcode yang memungkinkan masyarakat mendapatkan konversi berupa poin untuk dibelanjakan dengan mengumpulkan sampah. Kemudian, sampah yang terkumpul akan diolah oleh bank sampah terdekat agar dapat didaur ulang serta dijadikan barang bernilai ekonomi,” tuturnya.

Putra Fajar Alam, CEO & Founder Smash.id juga memiliki semangat yang sama dengan Sinarmas MSIG Life dan MSIG Indonesia.
“Kami ingin mengajak masyarakat Kabupaten Bandung juga turut serta dalam membantu mengatasi permasalahan sampah sekaligus menggerakan roda ekonomi sirkular,” katanya.

Menurut Fajar, edukasi menjadi aspek penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengelola sampah serta mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk hidup generasi masa depan yang berkelanjutan.

Seorang aktivis lingkungan dan pelaku gaya hidup zero waste Siska Nirmala mengatakan, sampah bukan masalah yang sederhana. Namun solusi untuk menyelesaikan masalah sampah dapat dilakukan dari cara yang paling sederhana, yaitu dimulai dari diri sendiri dan dari rumah.

“Pertama-tama, kita harus memahami bahwa permasalahan sampah ini adalah urusan bersama. Maka kita semua perlu berkontribusi nyata dalam kehidupan sehari-hari,” kata Siska.

Perlu diketahui, kata Siska, proses daur ulang tidak semudah yang dibayangkan. “Namun kita bisa membantu proses tersebut dari sumbernya, dengan memilah sampah dengan baik dan benar,” katanya.

Menurutnya, kehadiran smart drop box ini menjadi salah satu pendekatan baik untuk membantu memilah sampah di level rumah tangga yang menjadi salah satu sumber sampah terbesar.

“Tidak semua sampah dapat didaur ulang atau digunakan kembali. Maka hal pertama yang harus dilakukan adalah meminimalisir produksi sampah tersebut,” katanya.

Menyadari hal ini, Sinarmas MSIG Life dan MSIG Indonesia berkontribusi dengan penerapan sustainable living dalam pekerjaan sehari-hari melalui cara kerja yang hemat kertas dan bijak plastik seperti menggunakan tumbler minuman, serta mengurangi emisi karbon perjalanan karyawan dengan penerapan work from anywhere.

Upaya dalam menggalakan praktik sadar sampah di tengah masyarakat memerlukan dukungan dari berbagai pihak agar implementasinya jelas, terarah, dan berkelanjutan. Kolaborasi dalam mewujudkan desa digital sadar sampah di Kabupaten Bandung ini diharapkan dapat menjadi solusi bersama dan berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik kini dan masa yang akan datang. “Yuk, pilah sampah untuk kehidupan masa depan!”. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Menanggapi informasi mengenai pemeringkatan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) pemerintah daerah yang dipublikasikan akun Instagram @jabarstat pada Rabu (16/9/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung perlu meluruskan informasi tersebut dengan merujuk pada hasil pengukuran resmi IKK Tahun 2025 yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 737/K.1/HKM.02.2/2025. Dalam publikasi @jabarstat tersebut, Kabupaten Bandung […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Cimentrik Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Rabu (16/9/2026). Bantuan yang diberikan berupa logistik keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah mengalami musibah tempat tinggalnya kebakaran. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bandung terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pemerintah Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk periode Juli, Agustus dan September. Penyaluran berlangsung di Aula Desa Sangiang, Rabu 16 September 2026 yang dihadiri Camat Rancaekek Gugum Gumilar bersama jajaran pemerintah desa serta masyarakat penerima bantuan. Gugum mengatakan penyaluran BLT Dana […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Untuk membantu warga dan kader PKK yang rumahnya dalam kondisi tak layak huni, BAZNAS Kabupaten Bandung membantu rehab dua unit rumah. BAZNAS kabupaten Bandung juga memberikan 2.000 kupon diskon pembelian paket sembako murah untuk warga kurang mampu di Kelurahan Sulaiman dan sekitarnya Sebanyak 7.000 kader PKK Kabupaten Bandung berkumpul dalam Jambore Kader […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung ternyata tidak hanya bertumpu pada pajak yang dipungut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sejumlah layanan publik dan aset pemerintah yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi sumber penerimaan. Data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Bandung 2025 yang bersumber dari BKAD menunjukkan realisasi retribusi daerah mencapai 99,38 […]

Bale Bandung

balebandung.com – Bahasa Al-Qur’an tidak selalu menyampaikan hukum secara langsung. Ada ungkapan-ungkapan yang tampak halus dan tidak eksplisit, tetapi justru memiliki konsekuensi hukum yang penting. Dari persoalan inilah buku Dari Bahasa ke Hukum: Kinayah Al-Qur’an, Kognisi, dan Nalar Fikih karya Yusuf Ali Tantowi, Syihabuddin, dan Dadang Sudana bergerak. Buku ini mencoba mempertemukan kajian bahasa Al-Qur’an, […]