BANDUNG, balebandung.com – Telkom University melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menggelar pelatihan pembuatan laporan keuangan bagi pengurus unit usaha pesantren di bawah naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Bandung. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University, Jalan Telekomunikasi Nomor 1, Kabupaten Bandung, Selasa (3/11/2026), tersebut juga memperkenalkan aplikasi Santri Score untuk membantu pengelolaan keuangan unit usaha pesantren secara digital.
Pelatihan bertajuk “Akselerasi Financial Inclusion Unit Usaha Pesantren Melalui Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Aplikasi Santri Score di RMINU Kabupaten Bandung” ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) FEB Telkom University yang didukung hibah internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM), serta berada di bawah program Centre of Excellence Smart MSME and Halal Ecosystem.
Ketua tim PKM, Dr. Galuh Tresna Murti, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, mengatakan unit usaha pesantren memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari koperasi pondok pesantren hingga minimarket santri. Namun, pengelolaan administrasi keuangan yang belum terstandarisasi menjadi salah satu kendala dalam mengembangkan usaha dan mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan formal.
Melalui pelatihan tersebut, para pengurus unit usaha dan koperasi pesantren mendapatkan pembekalan mengenai pembukuan digital serta penggunaan aplikasi Santri Score. Sistem ini dirancang untuk mengolah data keuangan dan operasional usaha menjadi profil kelayakan kredit yang lebih terukur, transparan, dan akuntabel.
Dengan pencatatan keuangan yang lebih tertata, unit usaha pesantren diharapkan memiliki rekam jejak finansial yang dapat menjadi dasar dalam mengajukan pembiayaan, termasuk melalui lembaga keuangan syariah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Agus Salman, M.Ag. Kehadirannya menjadi bagian dari sinergi perguruan tinggi, pemerintah, dan lingkungan pesantren dalam mendorong penguatan ekonomi umat.
Program ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan pengurus dalam menyusun laporan keuangan, tetapi juga pendampingan penerapan sistem informasi akuntansi melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan diharapkan dapat memperkuat tata kelola unit usaha pesantren sekaligus membuka peluang akses permodalan yang lebih luas.
Tim PKM FEB Telkom University juga menargetkan penyusunan modul praktis ber-ISBN dan publikasi ilmiah sebagai luaran program, sehingga model pendampingan tersebut berpeluang direplikasi pada unit usaha pesantren lainnya.***







