BANDUNG, balebandung.com – Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim perusahaan milik Pemkab Bandung ini berhasil meraih Juara 1 National Plumbing Competition dalam rangkaian Indonesia Water Forum (IWF) 2026.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Teddy Setiabudi, mengatakan prestasi tersebut menjadi gambaran pentingnya kompetensi sumber daya manusia dalam menjaga kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.
Menurut Teddy, kemampuan teknis para insan Tirta Raharja tidak hanya dibutuhkan untuk mengikuti kompetisi, tetapi juga berkaitan langsung dengan pekerjaan sehari-hari di lapangan.
“Kompeten insannya, unggul pelayanannya, mengalir manfaatnya,” menjadi semangat yang terus dibangun Perumda Air Minum Tirta Raharja.
National Plumbing Competition sendiri menjadi ajang untuk menguji kemampuan teknis para pekerja di bidang perpipaan. Keberhasilan tim Tirta Raharja menjadi yang terbaik menunjukkan kemampuan insan perusahaan daerah tersebut bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.
Teddy menilai capaian itu layak menjadi kebanggaan sekaligus pemacu bagi seluruh jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kemampuan. Sebab, pelayanan air minum tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber air dan jaringan, tetapi juga oleh kemampuan petugas dalam mengelola sistem perpipaan secara tepat.
“Prestasi ini menjadi bukti bahwa insan Tirta Raharja terus meningkatkan kompetensi dan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Teddy.
Penguatan kompetensi SDM tersebut sejalan dengan kinerja operasional Perumda Air Minum Tirta Raharja. Berdasarkan evaluasi kinerja 2025, perusahaan mampu memenuhi target KPI dan bahkan melampaui target pada sejumlah indikator, antara lain penjualan air, efisiensi serta pengendalian non-revenue water (NRW).
Dari sisi pelayanan, jumlah sambungan langganan Perumda Tirta Raharja tercatat mencapai 121.000 sambungan per 31 Desember 2025. Angka itu menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses masyarakat Kabupaten Bandung terhadap air minum yang aman.
Tantangan pelayanan masih cukup besar. Data perusahaan menyebut cakupan pelayanan baru sekitar 12,5 persen dari kebutuhan air minum aman masyarakat Kabupaten Bandung. Karena itu, peningkatan kompetensi pegawai menjadi salah satu modal penting ketika perusahaan terus memperluas jaringan pelayanan.
Selain menjalankan fungsi pelayanan publik, kinerja Perumda Tirta Raharja juga memberikan kontribusi terhadap daerah. Pada 2025, perusahaan menyumbang sekitar Rp15 miliar kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung.
Bagi Teddy, penghargaan di tingkat nasional tersebut bukan tujuan akhir. Prestasi itu justru harus menjadi pemacu agar kemampuan teknis para pekerja terus berkembang dan berdampak pada kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Dengan demikian, keberhasilan menjadi juara National Plumbing Competition tidak berhenti sebagai pencapaian di arena kompetisi, tetapi diharapkan memperkuat budaya kerja dan profesionalisme insan Perumda Air Minum Tirta Raharja dalam melayani kebutuhan air masyarakat Kabupaten Bandung.***







