CANGKUANG, balebandung.com – Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti menilai Latihan Kader Dasar (LKD) menjadi langkah penting untuk memperkuat kualitas kader sekaligus membangun organisasi yang lebih solid hingga tingkat akar rumput.
Hal itu disampaikan Susanti saat menghadiri LKD PC Fatayat NU Kabupaten Bandung di Pondok Pesantren Sirojul Muhtadin, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026).
LKD yang mengusung tema “Meneguhkan Kader, Menguatkan Organisasi” tersebut diikuti 45 peserta selama dua hari.
Susanti mengatakan, LKD tidak sekadar menjadi ruang belajar bagi kader, tetapi merupakan proses untuk memahami nilai, ideologi, serta tanggung jawab dalam menjalankan khidmat di Fatayat NU.
“LKD bukan sekadar ruang belajar, tetapi merupakan proses membentuk kader yang memahami nilai, ideologi, dan tanggung jawab khidmat di Fatayat NU,” ujar Susanti.
Menurutnya, pelaksanaan LKD Season 1 menjadi langkah awal PC Fatayat NU Kabupaten Bandung untuk membangun sistem kaderisasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Sebanyak 45 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada proses pembelajaran selama LKD, tetapi mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk menghidupkan organisasi di wilayah masing-masing.
Susanti mengatakan, kaderisasi ke depan perlu diperluas agar menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Salah satu konsep yang disiapkan yakni pelaksanaan LKD secara per zona.
“Ke depan, kami berharap LKD dapat direalisasikan secara per zona, sehingga proses kaderisasi tidak berhenti pada kegiatan, tetapi benar-benar menjadi gerakan yang memperkuat basis kader di tingkat PAC hingga akar rumput,” katanya.
Ia menegaskan, kekuatan organisasi tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya struktur yang terbentuk. Yang lebih penting adalah kualitas kader yang mampu bergerak dan hadir memberikan manfaat di tengah masyarakat.
“Organisasi yang kuat tidak lahir dari banyaknya struktur, tetapi dari kualitas kader yang tumbuh, bergerak, dan siap mengabdi di masyarakat,” ujar Susanti.
Karena itu, PC Fatayat NU Kabupaten Bandung akan menjadikan LKD sebagai bagian dari proses kaderisasi yang terus dikembangkan, sehingga semakin banyak kader perempuan NU memiliki bekal organisasi dan kesiapan untuk berkhidmat di masyarakat.***







