Bale Bandung

250 Anak Ikut Lomba Mewarnai Citarum Harum

×

250 Anak Ikut Lomba Mewarnai Citarum Harum

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, Balebandung.com – Satgas Citarum Harum Sektor 7 bekerja sama dengan Rumah Imut menggelar lomba melukis untuk anak usia dini, di Taman Sangkuriang Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Minggu (29/9/19). Dansektor 7 Kolonel Kav Purwadi mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu pola edukasi program Citarum Harum.

“Lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti 250 anak usia dini, dibagi menjadi 3 kategori sesuai dengan usia, yaitu kategori A mewarnai untuk anak TK, Kategori B untuk anak SD kelas 1-3 mewarnai, dan Kategori C menggambar untuk anak SD kelas 4-6,” jelas Dansektor.

Menurutnya Citarum ini harus dikenalkan kepada anak usia dini, karena memori mereka masih kuat untuk mengingat. “Kita berharap, lomba mewarnai dan menggambar hari ini menjadi edukasi bagi peserta juga orang tua yang hadir, jadi pesan bisa tersampaikan,” terang Kolonel Kav Purwadi.

Selain lomba mewarnai dan menggambar ini, imbuh Purwadi, khusus untuk orang tua diberikan kuisioner tentang Citarum. “Orang tua yang mengantar anaknya diberikan isian kuisioner oleh Unjani dan Dispsiad tentang Program Citarum harum,” tutur Dansektor 7.

Sementara itu Yulianti Ketua Panitia sekaligus pemilik Sanggar Imut menyampaikan kegiatan ini rutin diselenggarakan sanggarnya. “Kali ini kami ingin bersinergi dengan Satgas Citarum, mengadakan lomba sambil memberikan pengetahuan kepada anak usia dini tentang pentingnya Citarum bersih,” kata Yulianti.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]