Bale Bandung

Kearifan Lokal Magrib Mengaji Dapat Membentuk Generasi Muda Berakhlakul Karimah

×

Kearifan Lokal Magrib Mengaji Dapat Membentuk Generasi Muda Berakhlakul Karimah

Sebarkan artikel ini
Usep Ridwan.

CICALENGKA,balebandung.com – Tokoh masyarakat yang juga mantan Kepala Desa Cicalengka Kulon Usep Ridwan menyatakan, bahwa maghrib mengaji merupakan kearifan lokal yang secara turun temurun telah diwariskan kepada generasinya hingga sekarang baik di pesantren-pesantren, mesjid, surau atau langgar.

Usep mengatakan, kearifan lokal ini harus tetap dipertahankan di daerah-daerah bahkan diperkotan pun harus selalu digalakan mulai dari anak usia dini hingga orang dewasa untuk menggali ilmu agama, khususnya belajar baca Al Qur’an. Memang banyak cara yang bisa dilakukan untuk membentuk generasi muda berkarakter dan berakhlakul karimah.

“Membiasakan diri melaksanakan magrib mengaji merupakan salah satu cara yang bisa membentuk generasi muda berkarakter. Kebiasaan magrib mengaji juga dapat membuat orang disiplin dan menumbuhkan akhlak yang baik,” kata Usep di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Rabu 1 Februari 2023.

Usep mengatakan, pendidikan agama melalui magrib mengaji harus menjadi bagian pondasi yang kuat dalam proses penerapan pola pendidikan di lingkungan rumah tangga. Hal ini pula bagian dari pola asuh orang tua kepada anak-anaknya.

“Kebiasaan melaksanakan magrib mengaji bisa bersinergi dengan program Pak Bupati Bandung Dadang Supriatna, yang sudah menggulirkan pemberian insentif bagi guru ngaji,” kata Usep.

Ia mengungkapkan melaksanakan kebiasaan magrib mengaji ini bisa dilaksanakan di lingkungan rumah maupun di masjid, majelis taklim.

“Baik dilaksanakan para orang tua maupun anak-anak. Kita berharap magrib mengaji ini merupakan pola disiplin di dalam keluarga. Tetapi sebenarnya, yang namanya membaca Alquran bisa dilaksanakan kapan saja, baik sebelum maupun setelah salat lima waktu,” tuturnya.

Usep berusaha untuk mendorong generasi muda atau kaum milenial membiasakan membaca Alquran dalam upaya menyiapkan Indonesia Emas 2045. “Sehingga harus dipersiapkan generasi muda berkualitas dan berakhlakul karimah,” ucapnya.

Dikatakannya, program magrib mengaji bagian dari sinergitas dengan program guru ngaji yang dilaksanakan Bupati Bandung. “Namun guru ngaji dalam proses pembelajarannya melalui pendidikan formal di sekolah, sedangkan magrib mengaji dilaksanakan di rumah, masjid maupun majelis taklim,” katanya.

Usep meyakini dengan program keagamaan ini dapat mencegah perbuatan yang tidak baik. “Harapan lainnya, mencegah generasi muda terlibat dalam pergaulan bebas. Yang tidak diharapkan lagi anak-anak melakukan penyalahgunaan narkoba maupun ikut-ikutan geng motor yang dapat meresahkan masyarakat,” tuturnya.

Ia mengatakan magrib mengaji itu untuk mendorong generasi muda melakukan aktivitas keagamaan, ketimbang nongkrong di jalan-jalan. “Jadi generasi muda harus dibekali pendidikan keagamaan. Supaya hidupnya lebih terarah untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” ucapnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]