Bale Bandung

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan PC Muslimat NU Kab Bandung, Humaira Jadi Narasumber

×

Pelatihan Kepemimpinan Perempuan PC Muslimat NU Kab Bandung, Humaira Jadi Narasumber

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Jabar terpilih Fraksi PKB Humaira menjadi narasumber pelatihan Kepemimpinan Perempuan bagi pengurus PAC Muslimat NU se-Kab Bandung, di Gedung PC NU Kab Bandung, Sabtu (3/8/24)

CIPARAY, Balebandung.com – Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Bandung menggelar pelatihan Kepemimpinan Perempuan bagi pengurus PAC Muslimat NU se-Kabupaten Bandung, di Gedung PC NU Kabupaten Bandung, Sabtu (3/8/2024).

Pelatihan yang diikuti 175 peserta perwakilan PAC ini menghadirkan narasumber antara lain tokoh perempuan muda Kabupaten Bandung Humaira Zahrotunnoor, yang memberikan materi tentang nilai-nilai gender dalam pengembangan organisasi Muslimat NU.

“Saya ingin menyuarakan aspirasi perempuan agar terwujud kesetaraan gender dalam pembangunan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung. Di sini lah pentingnya kesetaraan gender dalam penguatan organisasi perempuan,” ucap Humaira yang juga sebagai anggota DPRD Jawa Barat terpilih dari Fraksi PKB ini.

Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai gender, lanjut Humaira, kita dapat menciptakan organisasi yang lebih inklusif, adil, dan efektif.

“Melibatkan pria, mengatasi stereotip, dan mengadvokasi kebijakan yang mendukung kesetaraan gender adalah langkah-langkah penting yang harus kita ambil,” tandasnya.

Sementara itu Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bandung, Hj. Enung Daruriah, M.Pd.I, yang memberikan materi tentang Peran Majlis Taklim, sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi dan wawasan kepada masyarakat untuk kemajuan dan kemaslahatan masyarakat.

“Pelatihan ini guna mengedukasi dan memotivasi semua PAC untuk saling mendukung program organisasi, mulai dari pusat sampai daerah, untuk terwujudnya cita-cita organisasi Muslimat NU sebagai syiar Islam Rahmatan Lil Allamiin, dengan pengelolaan organisasi sesuai dengan AD/ ART Muslimat NU,” jelas Enung Daruriah.

Narasumber lainnya yang jadi pembicara adalah Wakil Ketua PW Muslimat NU Jawa Barat, Hj. Euis Badriah, M. Pd, dengan materi Kepemimpinan Perempuan dalam Pengelolaan Organisasi Sosial Keagamaan. Kemudian Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung, Ustadz Asrofil Anam, membahas tentang Aswaja Annahdiyah sebagai Pokok Perjuangan Muslimat NU.

Ada juga pemaparan materi pengelolaan administrasi yang disampaikan Hj.Nia Qolbunia, M.Pd dan pengelolaan keuangan organisasi oleh Hj. Siti Suaebah,S.Pd, sebagai motivasi dalam perjuangan gerakan wakaf Muslimat NU Kabupaten Bandung, diawali dengan transparan keuangan organisasi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]