Bale Bandung

Sepanjang 2025, Operasional dan Distribusi ZIS BAZNAS Kab Bandung Capai Rp15 Miliar

×

Sepanjang 2025, Operasional dan Distribusi ZIS BAZNAS Kab Bandung Capai Rp15 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ketua BAZNAS Kab Bandung Yusuf Ali Tantowi menyampaikan laporan penghimpunan ZIS pada kegiatan Siraman Rohani , di Gedung M Toha, Kab Bandung, Selasa (6/1/26).

SOREANG, balebandung.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak, dengan penyampaian Laporan Akhir Tahun Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2025.

Laporan disampaikan langsung Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Yusuf Ali Tantowi, pada kegiatan Siroh (Siraman Rohani) Perdana Tahun 2026, di Gedung M Toha, Kabupaten Bandung, Selasa 6 Januari 2026.

“Laporan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban publik sekaligus komitmen BAZNAS dalam menjaga akuntabilitas, transparansi pengelolaan dana umat, dan kepercayaan masyarakat,” tandas Yusuf Ali Tantowi.

Tampak hadir di Siroh Perdana 2026, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, Pimpinan Cabang Bank Bjb Soreang, jajaran ASN, pimpinan OPD, para camat serta para pemangku kepentingan zakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung.

Yusuf menegaskan, pelaksanaan Siroh perdana ini menjadi momentum penting untuk memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

Kinerja Penghimpunan dan Pendistribusian

Lebih lanjut Yusuf memaparkan sepanjang tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Bandung berhasil menghimpun dana ZIS dengan total Rp17.507.223.730, yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah ASN, lembaga, serta masyarakat Kabupaten Bandung. Artinya, realisasi penghimpunan ZIS 2025 melampaui target BAZNAS yang sebesar Rp17 miliar.

Dari total dana yang terhimpun, BAZNAS Kabupaten Bandung telah menyalurkan dana sebesar Rp12.226.509.806 kepada para mustahik melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan yang mencakup sektor sosial, pendidikan, keagamaan, ekonomi, dan kemanusiaan.

Penyaluran yang dilakukan secara tepat sasaran ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi negara dalam pengelolaan zakat.

Sementara itu, dana operasional (distribusi Amil) BAZNAS Kabupaten Bandung pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp2.815.003.580, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga total Distribusi ZIS dan Distribusi Amil mencapai Rp15 miliar.

Adapun sisa saldo dana ZIS akan dialokasikan dan disalurkan pada program lanjutan, antara lain: Pembayaran insentif dan BPJS Takmir Marbot; Program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB); penyaluran proposal bantuan sosial-keagamaan; serta donasi kebencanaan yang bersifat darurat dan responsif.

Arah Program 2026

Menatap tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Bandung telah menyiapkan Rencana Program Kerja Pengumpulan ZIS. Di antaranya melalui penguatan komunikasi dan sosialisasi dengan UPZ OPD; sinergi dengan UPZ Desa, kecamatan, sekolah, yayasan, dan masjid; kolaborasi dengan pimpinan vertikal; serta pendekatan strategis kepada para aghniya di wilayah Kabupaten Bandung.

Untuk menegaskan hal tersebut, Yusuf mengutip ungkapan ulama dalam kitab Durratun N?shi??n:“Tegaknya kehidupan dunia ditopang oleh empat hal: ilmu para ulama, keadilan para pemimpin, kedermawanan orang-orang kaya, dan doa orang-orang fakir.”

Nilai luhur tersebut sejalan dengan ekosistem zakat yang terus dibangun BAZNAS Kabupaten Bandung, di mana pemerintah dan ASN menjadi penggerak kebijakan dan keteladanan, para muzakki menjadi pilar kedermawanan, dan para mustahik menjadi bagian penting dari keberkahan dan keberlanjutan sosial.

Ia menyatakan, keberhasilan pengelolaan zakat di Kabupaten Bandung merupakan hasil dari kolaborasi dan kebersamaan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, ASN, para muzakki, hingga mustahik.

Dalam laporan tersebut juga disampaikan data penghimpunan zakat ASN OPD per bulan sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan tren peningkatan partisipasi ASN dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, sebagai wujud nyata dukungan terhadap penguatan ekosistem zakat daerah.

BAZNAS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif ASN Kabupaten Bandung dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS.

Menurut Yusuf, hal tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa zakat merupakan instrumen strategis pembangunan sosial, sekaligus solusi nyata dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan umat.

“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen strategis pembangunan sosial. Dengan dukungan ASN dan pemerintah daerah, BAZNAS Kabupaten Bandung optimistis zakat akan semakin berdaya guna dan berkelanjutan,” tegas Yusuf.

Yusuf menegaskan, pelaksanaan Siroh perdana ini menjadi momentum penting untuk memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bandung.

Menutup laporannya, Yusuf Ali menegaskan bahwa BAZNAS Kabupaten Bandung akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah, OPD, UPZ, serta seluruh lapisan masyarakat, guna memastikan zakat dikelola secara amanah, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Zakat adalah jembatan antara kebijakan, kepedulian, dan keberkahan. Ketika ulama, umara, aghniya, dan fuqara berjalan bersama, insyaallah zakat akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih sejahtera, berkeadilan, dan berdaya,” pungkas Yusuf.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung, KH. Dr. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Fathu, Soreang Jumat (6/11/2026). Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memahami hakikat keberuntungan dan kesuksesan hidup berdasarkan tuntunan Al-Qur’an. Mengangkat Surah Al-‘Ashr dan Surah Al-Mu’minun ayat 1–10, ia menjelaskan bahwa kesuksesan sejati tidak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebadung.com – Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) meminta Galih Hendrawan yang terpilih sebagai Ketua DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Bandung periode 2026–2031 untuk merangkul seluruh kepala desa dan menjaga soliditas organisasi. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bandung. Pesan tersebut disampaikan KDS seusai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Galih Hendrawan, terpilih sebagai Ketua DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Merah Putih (APDESI MP) Kabupaten Bandung periode 2026–2031. Galih meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (6/11/2026). Berdasarkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara, Galih yang […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan komitmen negara untuk memenuhi seluruh hak keluarga prajurit yang gugur saat menjalankan tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut disampaikan Agus saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pemakaman militer Letkol Cpn Anumerta Dudi Firmansyah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bandung, Kamis (5/11/2026). Agus menyebut […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan terkait, di Gedung M Toha Soreang, Kamis (5/11/2026). Dalam sambutannya, KDS menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus FKBS yang telah dikukuhkan. Ia menegaskan pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Perkembangan pasar modal Indonesia belakangan ini menjadi perhatian publik, terutama setelah munculnya berbagai isu terkait Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Dinamika tersebut tidak hanya menjadi perhatian investor, tetapi juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi ekonomi nasional dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis […]