Bale Bandung

“Purtil”, Stasiun Radio Pemancar Pertama se-Asia Tenggara

×

“Purtil”, Stasiun Radio Pemancar Pertama se-Asia Tenggara

Sebarkan artikel ini
kolam cinta-stasiun2
by ist

CIMAUNG – Alkisah sekitar 1595, Linscosten berhasil menemukan beberapa tempat di Pulau Jawa yang bebas dari kekuasaan Portugis. Lokasi tersebut banyak menghasilkan rempah-rempah yang bisa diperjualbelikan di pasar internasional.

Tidak lama berselang, tiba di Indonesia empat buah kapal dagang dari Belanda di bawah pimpinan Corrnelis de Houtman. Tujuan kedatangan mereka tidak lain untuk menguasai Pulau Jawa. Mereka pun berhasil mewujudkan keinginannya dan kekuasaan mereka pun meluas sampai ke daerah Bandung Selatan.

Hingga kini, jejak para penjajah masih terasa di kawasan Bandung Selatan, khususnya di lokasi Objek Wisata Gunung Puntang yang dikelola oleh pihak Perhutani. Di Desa Puntang, Kecamatan Cimaung, Kab Bandung itu ada puing-puing bekas pemukiman Belanda di masa kolonial. Masyarakat setempat lebih mengenalnya dengan sebutan “Purtil”.

Pada zaman pemerintahan Hindia Belanda,di Gunung Puntang pernah didirikan Stasiun Pemancar Radio Malabar yang dibangun pada 1917-1929. Puing-puingnya masih terlihat sampai sekarang sebagai bukti sejarah yang tak terbantahkan. ”Stasiun pemancar tersebut adalah stasiun radio pemancar pertama se-Asia Tenggara,” tutur Mulyadi, salah seorang petugas objek wisata Gunung Puntang.

Komplek stasiun pemancar radio tersebut sudah lama hancur. Kita hanya bisa melihat sisa-sisa keberadaannya dalam bentuk puing-puing yang berserakan. Belum diketahui secara pasti kapan, oleh siapa dan mengapa kantor pemancar radio ini dihancurkan. Mungkin saja dihancurkan oleh tentara Jepang ketika pertama datang ke Indonesia atau bisa juga akibat sabotase dari para pejuang Indonesia, terutama saat peristiwa Bandung Lautan Api.

Kawasan Gunung Puntang jadi terkenal karena didalamnya terdapat Stasiun Pemancar Radio yang dirintis oleh Prof.Dr. De Groot pada 1923. Menurut Mulyadi, pemancar radio ini bisa berfungsi dengan bantuan tenaga listrik dari Gunung Malabar (Pangalengan) yang terbentang sepanjang dua kilometer.

Kolam Cinta by ist
Kolam Cinta by InfoPuntang

Kolam Cinta

Selain itu, di kawasan ini terdapat juga bekas kolam yang dikenal dengan julukan “Kolam Cinta”. Kolam yang didirikan tepat di depan kantor pemancar radio itu berbentuk hati. Mungkin hal inilah yang membuat masyarakat menamainya dengan julukan tersebut.

Sayangnya kemegahan kolam yang dulunya menjadi tempat favorit para meneer dan noni Belanda untuk berkumpul menikmati keindahan pemandangan Gunung Puntang, kini hanya tinggal kenangan. Meskipun denyutnya masih bisa kita rasakan, tetapi secara kasat mata hanya tersisa bekas kemegahannya.

Kondisi Kolam Cinta ini sebenarnya tidak begitu parah. Bangunannya masih terbilang utuh,meskipun tidak terurus. Beberapa dinding kolam ada yang mengalami kerusakan kecil. Andai saja kolam ini direnovasi dan diaktifkan kembali, bukan mustahil bisa memancing kedatangan lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata bersejarah ini.

Tidak jauh dari lokasi Kolam Cinta, terdapat sisa-sia bangunan tempat pemukiman para meneer Belanda yang bertugas di kawasan ini. Bangunan tersebut kini sudah hampir rata dengan tanah dan sekarang tinggal sisa-sisa puingnya yang sering dijadikan sebagai tempat bermain perang-perangan oleh pecinta olahraga paintball. Selain itu juga terdapat goa tempat menyimpan barang-barang penting ketika Jepang menyerang Indonesia.

Jika dulu kawasan Gunung Puntang dipakai sebagai tempat pemukiman penjajah Belanda, kini berubah bentuk jadi wahana wisata alam yang menyajikan berbagai fasilitas seperti sarana camping, warung, mushola, toilet, dan jembatan gantung.

Jika anda ingin berkunjung ke lokasi tersebut, biayanya cukup murah. Hanya dengan biaya Rp10.000 perorang anda sudah bisa menikmati keindahannya. Jika membawa motor, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.2.500 permotor. Kalau anda ingin berwisata sambil mengenal sejarah, mengapa tidak berkunjung ke Objek Wisata Gunung Puntang? by Dara Nur Fitria

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]