Bale Bandung

MA Hailuki Minta Rehab 4.718 Rutilahu 2026 Tak Sekadar Kejar Kuantitas

×

MA Hailuki Minta Rehab 4.718 Rutilahu 2026 Tak Sekadar Kejar Kuantitas

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kabupaten Bandung yang menargetkan 4.718 unit pada 2026 dinilai perlu diperkuat dari sisi kualitas agar bantuan benar-benar menghasilkan hunian layak bagi masyarakat penerima manfaat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung MA Hailuki mengatakan, program Rutilahu tidak cukup hanya mengejar jumlah rumah yang diperbaiki. Menurut dia, pemerintah perlu memastikan setiap intervensi mampu menuntaskan persoalan rumah sesuai tingkat kerusakannya.

“Program rehab Rutilahu untuk 4.718 unit rumah pada tahun 2026 perlu beberapa penajaman agar tepat sasaran dan tepat manfaat. Program ini tidak hanya sekadar mengejar kuantitas, tetapi juga harus tuntas secara kualitas,” ujar Hailuki di Soreang, Senin (28/9/2026).

Menurut Hailuki, salah satu penajaman yang diperlukan adalah membuat klasifikasi nilai bantuan berdasarkan kondisi kerusakan rumah dan kemampuan ekonomi penerima manfaat. Dengan demikian, besaran bantuan tidak dipukul rata untuk seluruh penerima.

Ia menilai bantuan Rp25 juta per rumah berpotensi tidak mencukupi untuk rumah dengan tingkat kerusakan berat, terlebih harga material bangunan dan upah pekerja mengalami kenaikan.

“Jangan dipukul rata anggaran rehab Rp25 juta untuk semua rumah. Rumah yang kerusakannya ringan atau sedang tentu berbeda kebutuhannya dengan rumah yang rusak parah,” katanya.

Luki khawatir, bantuan dengan nilai yang sama untuk tingkat kerusakan berbeda justru membuat proses rehabilitasi tidak selesai. Kondisi tersebut dapat terjadi apabila penerima manfaat tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk menutup kekurangan biaya pembangunan.

“Untuk rumah yang rusak parah, dengan anggaran Rp25 juta per rumah sudah tentu tidak akan bisa tuntas. Akibatnya rehab menjadi mangkrak karena kekurangan biaya, sementara warga yang menempatinya tidak punya kemampuan ekonomi untuk menuntaskan,” ujarnya.

Karena itu, Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR Kabupaten Bandung ini mendorong pola penganggaran Rutilahu berbasis kondisi riil bangunan. Ia mencontohkan adanya klasifikasi bantuan, seperti rumah rusak sedang mendapatkan bantuan Rp25 juta, sedangkan rumah dengan kerusakan parah memperoleh alokasi hingga Rp50 juta.

Menurut dia, skema tersebut bukan semata soal menambah anggaran, melainkan memastikan setiap rupiah bantuan menghasilkan perubahan nyata terhadap kualitas hunian warga.

“Anggaran rehab Rutilahu sebaiknya berbasis kepada kondisi riil kerusakan rumah. Bisa dibuat klasifikasi, misalnya rehab rumah rusak sedang Rp25 juta dan rumah rusak parah Rp50 juta,” katanya.

Program Rutilahu sendiri menjadi salah satu prioritas Pemkab Bandung. Berdasarkan pemberitaan terbaru, Pemkab Bandung menargetkan perbaikan 4.718 unit Rutilahu pada 2026 melalui kolaborasi APBN, APBD Kabupaten Bandung melalui Disperkimtan dan DPMD, serta dukungan CSR. Pemkab juga mencatat 32.871 unit Rutilahu telah diperbaiki sepanjang 2021–2025.

Dokumen Disperkimtan Kabupaten Bandung juga menunjukkan bahwa penanganan rumah tidak layak huni sebelumnya telah menggunakan beberapa skema dan besaran bantuan. Pada 2025, misalnya, penanganan melalui Dana Siap Pakai BNPB mencakup kategori rusak ringan Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta dan rusak berat Rp60 juta per unit.

Bagi Luki, pola klasifikasi tersebut dapat menjadi pertimbangan dalam penyempurnaan program Rutilahu Kabupaten Bandung agar bantuan lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing rumah.

“Dengan adanya klasifikasi khusus tersebut saya yakin akan lebih efektif menghadirkan tempat tinggal layak bagi warga yang membutuhkan. Dengan demikian program rehab Rutilahu dapat benar-benar tepat sasaran dan tepat manfaat,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Bagi Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna, kepedulian terhadap lingkungan hidup dan sanitasi bukan lagi sekadar program pelengkap, melainkan kebijakan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar. Demikian ditegaskan Toto Izul Fatah, Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, dalam kajiannya yang menyoroti peran Bupati Bandung Dadang Supriatna di bidang sanitasi dan pelestarian lingkungan. Ada […]

Bale Bandung

PANGALENGAN, balebandung.com — Kondisi Jembatan Cisangkuy yang menjadi akses menuju kawasan Dodik Secata Rindam III/Siliwangi, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, mendapat perhatian setelah bagian pondasi atau abutment dilaporkan bergeser lebih dari satu meter dan tanah di sekitar struktur mengalami penurunan. Kondisi tersebut mencuat pada 23 September 2026 setelah video kondisi pondasi jembatan beredar di media sosial. […]

Bale Bandung

BANDUNG — Nama KH. Yusuf Ali Tantowi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya dikenal dalam lingkungan Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung, tetapi juga melalui kiprahnya sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung. Kedua posisi tersebut membuat pengalaman Yusuf berada pada persimpangan antara organisasi keumatan, pengelolaan lembaga, penghimpunan dana masyarakat, pemberdayaan, serta hubungan dengan berbagai […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Nonton bareng film Ibadah dan Cinta menjadi momen emosional bagi kader Fatayat NU Bandung Raya. Bukan hanya karena pesan keluarga, cinta dan keikhlasan yang dibawa film tersebut, tetapi juga karena kehadiran sosok almarhumah Margaret Aliyatul Maimunah yang ikut bermain dalam film itu. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan, keterlibatan Margaret dalam […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com — Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film Ibadah dan Cinta bersama sekitar 40 kader Fatayat NU se-Bandung Raya, termasuk dari Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat. Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Bandung Susanti mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi kader untuk menikmati […]

Bale Bandung

CILEUNYI, balebandung.com — Pengurus MWC NU Cileunyi Masa Khidmat 2026–2031 resmi dilantik di Pondok Pesantren Ar-Rahmat Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026). Momentum tersebut menjadi titik awal penguatan khidmah NU agar semakin dekat dan bermanfaat bagi masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran PCNU Kabupaten Bandung, di antaranya Sekretaris dan Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Bandung serta […]