Bale Bandung

Asosiasi BPD Dukung Pemekaran Bandung Timur

×

Asosiasi BPD Dukung Pemekaran Bandung Timur

Sebarkan artikel ini
Anggota DPR RI, Dadang Rusdiana saat temu wicara dengan Asosiasi BPD dan KIP4KBT tentang pemekaran Kabupaten Bandung Timur, di Desa/Kecamatan Arjasari, Minggu (28/5). by ist
Anggota DPR RI, Dadang Rusdiana saat temu wicara dengan Asosiasi BPD dan KIP4KBT tentang pemekaran Kabupaten Bandung Timur, di Desa/Kecamatan Arjasari, Minggu (28/5). by ist

SOREANG – Asosiasi Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Kabupaten Bandung mendukung rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Bandung Timur, selama hal tersebut memenuhi berbagai persyaratan.

Ketua Asosiasi BPB Kabupaten Bandung, Acep Anna mengatakan, dalam Undang-undang No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, didalamnya menyebutkan untuk perencanaan pembentukan Calon DOB (CDOB), diharuskan ada keterlibatan dari BPD dalam Musyawarah Desa (Musdes). Jadi memang, untuk percepatan pembentukan KBT ini memerlukan juga peran aktif dari BPD.

“Selama itu sesuai dengan aturan dan menempuh berbagai persyaratannya, tentu saja kami mendukung segera terbentuknya KBT. Karena dalam salah satu persyaratannya itu menyebutkan harus ada keterlibatan dari BPD yang menggelar Musdes, makanya kami sangat berkepentingan untuk mengetahui berbagai tahapan yang harus ditempuh untuk mewujudkan CDOB ini,” kata Acep, Senin (29/5/17).

Acep mengungkapkan, selama ini memang 90% BPD di 15 kecamatan yang masuk dalam daftar rencana pemekaran Kabupaten Bandung Timur, menyetujui dan mendukung terbentuknya DOB ini. Sehingga, sebagai ketua dan jajaran pengurus Asosiasi BPD Kabupaten Bandung pun sepenuhnya memberikan dukungan. Agar segera dilakukannya percepatan terbentuknya DOB Bandung Timur ini. Namun demikian, segala sesuatunya harus ditempuh berdasarkan aturan serta hasil kajian.

“Kami memberikan dukungan penuh. Untuk menempuh semua proses formalnya, termasuk berbagai kajian yang harus dilakukan oleh pemerintah pusat. Nanti soal layak atau tidaknya itu diserahkan kepada hasil kajian serta berbagai persyaratan yang telah ditempuh,”ujarnya.

Mengenai dukungan semua BPD di wilayah Bandung Timur ini, lanjut Acep, memang sangat penting, karena dalam aturannya, untuk pembentukan CDOB itu diperlukan keterlibatan dari BPD. Nah, saat ini hampir semua BPD di wilayah timur telah menyatakan dukungannya dan tinggal menempuh berbagai persyaratan lainnya.

“Kami kemarin bersilaturahmi dengan Anggota DPR RI Dadang Rusdiana. Dalam kesempatan itu, semua ketua Asosiasi BPD di setiap kecamatan wilayah timur juga hadir. Dalam silaturahmi itu, kami mendengarkan paparan dari Pak Dadang, mengenai berbagai tahapan dan persyaratan yang harus ditempuh untuk menjadi CDOB itu. Dari paparan tersebut, kami jadi paham langkah apa saja untuk melakukan percepatan ini,”kata dia.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) RI pun telah mengeluarkan surat rekomendasi pembentukan DOB. Rekomendasi tersebut untuk pemekaran beberapa provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Dalam surat rekomendasi yang diteken oleh salah seorang Ketua DPD RI Ahmad Muqowam itu, tercantum nama Kabupaten Bandung Timur (KBT), bersama nama daerah lainnya yang direkomendasikan.

Dengan adanya surat rekomendasi ini, tentu saja merupakan angin segar bagi para pengusung KBT yakni Komite Independen Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KIP4 KBT), yang akan menggelar deklarasi besar-besaran pembentukan KBT setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 H mendatang.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]