Bale Bandung

Bupati; 2018 Raskin Belum Gratis

×

Bupati; 2018 Raskin Belum Gratis

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan secara simbolis menyerahkan bantuan subsidi Rastra (Beras Sejahtera) kepada dua warga Kabupaten Bandung, saat Peluncuran Penyaluran Program Subsidi Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2017 di Parkir Barat Gedung Sate, Kamis (9/3). by Humas Pemkab Bandung
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan secara simbolis menyerahkan bantuan subsidi Rastra kepada dua warga Kab Bandung, saat Peluncuran Penyaluran Program Subsidi Rastra dan BPNT 2017 di Gedung Sate, Kamis (9/3). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Bupati Bandung Dadang Naser menyatakan beras untuk keluarga miskin (raskin) belum digratiskan untuk tahun 2018. Menurut bupati selama ini tidak ada keluhan dengan harga raskin Rp.1.000 per kilogram.

“Belum ada rencana digratiskan. Sebab tahun depan beban anggaran masih terlalu berat, masih banyak program kegiatan lain yang masih harus dipenuhi. Lagi pula selama ini kan tidak ada keluhan dari masyarakat dengan harga raskin yang Rp.1.000,” tukas Dadang kepada Balebandung.com, Senin (27/11/17).

Ia menambahkan dalam pembahasan terakhir RAPBD Kab Bandung 2018 saja masih terjadi defisit hingga mencapai Rp 1 triliun. Makanya, kata Dadang, Pemkab Bandung masih berupaya menaikkan pendapatan dan memangkas anggaran yang bisa di-delete.

“Untuk raskin ini saja kita masih subsidi Rp21 miliar. Nah, kalau digratiskan, subsidinya bisa jadi Rp 52 miliar. Jadi, sampai saat ini di APBD murni 2018, belum direncanakan raskin gratis, tapi mungkin nanti di APBD perubahan 2018 baru bisa dibahas,” kata bupati.

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab Bandung, Marlan menambahkan, Program Beras Sejahtera (Rastra) atau yang lebih dikenal raskin, bisa saja digratiskan kalau pemerintah pusat mengkonversi rastra menjadi uang elektronik atau e-Voucher yang disebut juga Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Tapi peralihan rastra menjadi e-Vocher atau BPNT ini masih dianalisis potensinya apakan bisa diterapkan di Kabupaten Bandung. Sampai saat ini kita masih melakukan analisis dan pendataan, agar nantinya jangan lagi salah sasaran,” tukas Marlan.

Menurutnya, perlu dilakukan percontohan dulu untuk penerapan e-Voucher di wilayah Kabupaten yang kebanyakan ada di pelosok. Sesuai dengan hasil evaluasi Raskin tahun 2016, ungkap Marlan, e-Voucher dilakukan karena sering terjadi masalah mengenai tahap penyaluran yakni mulai dari titik distribusi hingga titik bagi ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Selain itu juga masih sering terjadi perubahan harga tebus untuk Rastra yang tidak sesuai dengan harga yang seharusnya dibeli oleh KPM. Marlan menghimbau agar pengawasan dilakukan juga oleh pihak kecamatan dan desa.

Guna meminimalisir permasalahan tersebut, juga untuk mendorong keuangan inklusif, pemerintah sudah memberikan arahan agar bantuan sosial dan subsidi dilakukan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan yang disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Nanti, setiap KPM akan menerima Rp.110.000,- setiap bulan melalui kerjasama perbankan (BNI) untuk dibelikan beras, minyak dan telur, tapi tidak bisa diuangkan,” terangnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan kepengurusan Komisi, Lembaga, dan Badan MUI Jabar masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu 19 April 2026 lalu. Ada 10 nama di antaranya diisi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung. Salah satunya Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), DMI Kabupaten Bandung saat ini sudah eksis dan aktif berkegiatan, bahkan sudah terbentuk 31 Pimpinan Cabang DMI […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, Jumat (24/42026). Dalam arahannya, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menekankan bahwa LPK […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor yang membentuk Satuan Tugas Penanganan Sampah berbasis pesantren. Satgas Penanganan Sampah Ansor ini merupakan bentuk aksi nyata dalam menjaga lingkungan hidup (ekologi) yang digerakkan oleh kader muda Nahdlatul Ulama (NU), yang juga dikenal sebagai Ansor Hijau atau satgas relawan sampah. […]