Bale Jabar

Nih, Tanggapan DPW Jabar Soal Gagalnya Partai Berkarya Ikut Verifikasi Faktual

×

Nih, Tanggapan DPW Jabar Soal Gagalnya Partai Berkarya Ikut Verifikasi Faktual

Sebarkan artikel ini
Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat Eka Santosa memberi penjelasan kepada para kader Partai Berkarya yang datang ke Sekretariat DPW Partai Berkarya Jabar di Kompleks Surapati Core Bandung. Jumat (15/12/17).
Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat Eka Santosa memberi penjelasan kepada para kader Partai Berkarya yang datang ke Sekretariat DPW Partai Berkarya Jabar di Kompleks Surapati Core Bandung. Jumat (15/12/17).
Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat Eka Santosa memberi penjelasan kepada para kader Partai Berkarya yang datang ke Sekretariat DPW Partai Berkarya Jabar di Kompleks Surapati Core Bandung. Jumat (15/12/17).

BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menyatakan 12 partai politik yang melaju ke tahap verifikasi faktual dari 14 parpol kloter pertama yang masuk tahap penelitian administrasi.

Sementara dua partai lain, yakni Partai Berkarya, besutan Tommy Soeharto, dan Partai Garuda dinyatakan tak lolos tahap penelitian administrasi. Dengan demikian kedua partai tersebut tak bisa melanjutkan ke tahap verifikasi faktual.

“Yang dinyatakan tidak bisa ikut tahap verifikasi faktual ada dua yaitu Partai Berkarya dan Partai Garuda,” ungkap Komisioner KPU Hasyim Azhari saat memberikan keterangan di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/17).

Menurut Hasyim, Partai Berkarya dan Partai Garuda tidak bisa memenuhi syarat batas minimal daftar keanggotaan di kabupaten/kota. Berdasarkan UU Pemilu, di setiap kabupaten/kota harus memiliki keanggotaan minimal seribu orang atau satu per seribu dari jumlah penduduk.

Menanggapi pengumuman gagalnya Partai Berkarya, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat Eka Santosa menyatakan kegagalan lebih disebabkan kendala IT di Indonesia Timur. Namun menurut Eka hal itu bukan berart gagal dan masih bisa diupayakan oleh DPP dengan Bawaslu dan KPU.

Alasan KPU dinilai Eka tidaklah terlalu prinsip dilihat dari syarat-syarat berdirinya sebuah partai. Infrastruktur partainya di 34 provinsi sudah dipenuhi. “Dugaan lainnya, lebih mengarah pada miskomunikasi. Khususnya, keanggotaan di Indonesia Timur,” ungkap Eka saat dikonfirmasi di Bandung, Jumat (15/12/17).

Menurutnya ini erat terkait kendala jaringan IT di Indonesia Timur. Termasuk soal sipol (sistem informasi partai politik) masih debatable. Padahal, selama ini di UU Pemilu disebut berkas. “Dalam praktiknya mungkin mengalami keterlambatan. Jadi, sifatnya teknis belaka. Bolehlah, partai kami disebut korban teknis,” tandas Eka.

Eka yang didampingi sejumlah kader Partai Berkarya Jabar, masih optimis partainya akan lolos mengikuti Pemilu 2019. Sebab pengumuman resmi lolos tidaknya pada Februari 2018. “Mungkin, rentang waktu 15 Desember sampai 4 Januari 2018, tidak bisa mengikuti prosedur verifikasi KPU. Jadi, tunggulah hingga Februari 2018,” kata Eka setengah menenangkan kadernya.

Pernyataan Eka tersebut terlontar saat dirinya ditanya para kader Partai Berkarya yang datang ke Sekretariat DPW Partai Berkarya Jabar di Kompleks Surapati Core Blok K7 Jl. PHH Mustofa Bandung.

Namun demikian, Eka Santosa berharap kader Partai Berkarya di Jabar menjaga kondusifitas. Di hadapan para kader partainya yang berkumpul di sekertariat partai, Eka menjelaskan, pengumuman KPU RI ini, bukanlah akhir dari eksistensi partai.

Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra, yang dibentuk sejak 15 Juli 2016 sejak awal dilahirkan untuk menelurkan insan-insan tangguh, menyuburkan iklim bernegara dan berbangsa berlandaskan demokrasi Pancasila.

Perihal peluang partainya di tingkat Jawa Barat, menurut Eka, relatif telah memenuhi syarat KPU. Sementara di tingkat pusat Partai Berkarya sedang berupaya mengajukan keberatan ke Bawaslu. Menurut Eka, ini mekanisme yang benar. “Kami cermati betul langkah-langkah itu, kami dorong dengan doa dan langkah nyata,” ucap Eka.

Eka juga menyampaikan lima point komunikasi termutakhir dengan Ketua Umum dan Ketua OKK di DPP Partai Berkarya. Kelima point itu antara lain:
1. Semua fungsionaris dan kader Partai Berkarya harap tenang dan menjalankan tugas kepartaian seperti biasa.
2. Jajaran DPP sedang menjalankan segala upaya sesuai ketentuan yang ada dan sudah mendapat respon baik dari pihak Bawaslu maupun KPU dan dalam waktu 3×24 jam ditemukan solusi yang baik.
3. Untuk tidak terpengaruh pihak manapun dan pemberitaan apapun dan informasi yang benar adalah yang keluar dari pimpinan DPP.
4. Jaga solidiras dan kekompakan sesama kader Partai berkarya.
5. Mohon doa dari semua kader, semoga Partai Berkarya lolos verifikasi dan menjadi peserta Pemilu 2019.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]