Bale Bandung

Hati-hati Kalau Lagi Sholat Jumat, Maling Berkeliaran

×

Hati-hati Kalau Lagi Sholat Jumat, Maling Berkeliaran

Sebarkan artikel ini
Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik (kiri) saat ekspos di Mapolres Bandung, Senin (22/1/18). by iwa/bbcom
Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik (kiri) saat ekspos di Mapolres Bandung, Senin (22/1/18). by iwa/bbcom

SOREANG – Hati-hati kalau sedang melaksanakan sholat Jumat dan rumah ditinggal dalam keadaan kosong. Terungkap dari Mapolres Bandung adanya komplotan pencuri spesialis rumah kosong yang beraksi saat para pemiliknya Jumatan.

Keempat tersangka yang tertangkap yaitu AH (47), AS (46), BD (41), dan JP (52). Mereka terakhir melakukan aksinya di Perum Gading Tutuka II Residence, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung pada 30 November lalu.

“Jadi, saat orang pada sholat Jumat, pelaku beraksi ditemani rekannya, dengan cara mendongkel jendela dengan kunci letter L. Setelah berhasil merusak kunci gembok dan merusak jendela, para pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil barang-barang elektronik milik korban seperti handphone dan laptop, ” ungkap Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Firman Taufik saat ekspos di Mapolres Bandung, Senin (22/1/18).

Firman menandaskan kedua pelaku terancam hukuman penjara tujuh tahun dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIMENYAN, balebandung.com – Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak angin puting beliung di Kampung Cibanteng, Desa Mandalamekar, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung yang terjadi pada Senin 11 Mei 2026. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada lebih dari 60 kepala keluarga yang rumah maupun penghidupannya terdampak bencana. Ketua PC Fatayat NU […]

Bale Bandung

balebandung.com – Perang Bubat bukan akhir Kerajaan Sunda. Yang gugur di Lapangan Bubat adalah rombongan kerajaan, bukan negara Sunda-Galuh. Setelah tragedi itu, Sunda-Galuh justru berlanjut di bawah Pangeran Niskala Wastu Kancana, Putra dari Prabu Wangi Linggabuana dan Kerajaan Sunda mencapai kegemilangan baru pada masa Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi. Sebaliknya, Majapahit membawa noda politik […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnamastu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]