Bale Jabar

Pakar; Program Sawelas Asih Hasanah Formula Tepat dan Merakyat

×

Pakar; Program Sawelas Asih Hasanah Formula Tepat dan Merakyat

Sebarkan artikel ini
Paslongub/wagub Jabar no 2 Hasanah, Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) dan Anton Charliyan (Kang Anton) saat Debat Publik pertama di Sabuga Bandung, Senin (12/3/18).

BANDUNG – Komitmen pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Hasanah, Tubagus Hasanuddin (Kang Hasan) dan Anton Charliyan (Kang Anton) terhadap sektor pendidikan, mendapat apresiasi dari praktisi dan akademisi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Profesor Uyu Wahyudin.

Menurut Uyu, visi misi pasangan dengan jargon Hasanah ini yakni Sawelas Asih sangat merakyat dan formula tepat untuk membawa Jawa Barat ke arah yang lebih baik.

“Saya menilai Hasanah adalah pasangan ideal yang memiliki kapasitas dan kemampuan membawa Jawa Barat lebih baik. Kang Hasan atau Kang Anton juga memiliki kemampuan baik di bidang pemerintahan, keamanan maupun pendidikan,” kata Uyu di Bandung, Kamis(15/3/18).

Menurutnya, Kang Hasan berkarir di bidang militer hingga puncaknya masuk pada lingkaran Istana hampir 11 tahun. Dimulai saat Kang Hasan menjadi ajudan Wakil Presiden Try Sutrisno, belanjut jadi ajudan Presiden Habibie dan Gusdur hingga menjadi Sekretaris Militer pada masa Presiden Megawati dan Soesilo Bambang Yhudoyono (SBY).

Kemudian, lanjut Uyu, Kang Anton yang merupakan mantan Kapolda Jawa Barat tentunya sangat memahami karakter dan situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tatar Pasundan.

“Ini menarik lantaran baru pertama kali pasangan gubernur dan wakil gubernur terdiri dari TNI dan Polri. Selain itu, dengan pengalaman Kang Hasan yang pernah mendampingi kepala negara, tentunya ini menjadi bekal bila nanti insya Allah menjadi pemimpin Jawa Barat,” imbuhnya.

Menurut Uyu, masyarakat Jabar sangat membutuhkan pemimpin yang mampu memberikan rasa aman. Apalagi saat ini marak isu radikalisme, terorisme dan aksi-aksi kejahatan lain yang tentunya membutuhkan sosok yang mampu mengantisipasi hal tersebut.

Selain itu, dengan latar belakang militer dan TNI berpangkat jendral tentu sangat memudahkan dalam memberi kebijakan lantaran satu komando. “Tapi beliau tidak otoriter, lantaran mampu menempatkan diri, kapan harus berkompromi, kapan harus tegak lurus,” tukasnya.

Uyu juga menyoroti soal pendidikan di Jawa Barat yang juga jadi concern pasangan Hasanah. Menurutnya dengan program unggulan yang dimiliki Hasanah, yakni Sakola Gratis mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, akan berdampak pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat.

Saat ini, kata Uyu, catatan kualitas pendidikan di Jabar cukup memprihatinkan. Angka partisipasi sekolah di Jabar rendah, angka putus sekolah tertinggi, dan rata-rata lama sekolah juga buruk.

Padahal, imbuhnya, dunia usaha sangat berkepentingan terhadap pendidikan berkualitas karena mereka membutuhkan tenaga kerja handal. Karena itulah, kualitas pendidikan yang baik bisa menyelesaikan juga masalah perekonomian di Jabar.

“Bahkan lulusan SLTA Jabar hanya nomor dua di atas Papua, kan ini ironis. Maju mundurnya sebuah bangsa ditentukan pendidikan, runtuhnya pendidikan tinggal menunggu runtuhnya negara. Itulah mengapa kita harus memilih pemimpin yang komitmen pada dunia pendidikan,” tegasnya.

Seperti diketahui selain program Sakola Gratis (Pendidikan Gratis), pasangan Hasanah itu juga memiliki enam program unggulan lainnya, yakni Jabar Seubeuh (Jabar Kenyang), Boga Gawe (Punya Kerja), Imah Rempeg (Rumah Kokoh), Jabar Cageur (Jabar Sehat), Turkamling (Keamanan Lingkungan), dan Molotot.com (Pengawasan Pemerintahan). []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]