Bale Bandung

50 Ribu Anak Bakal Punya KIA

×

50 Ribu Anak Bakal Punya KIA

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.Ipol saat membuka Sosialisasi Administrasi Kependudukan Tahun 2016, di Gedung Korpri-Soreang, Senin (4/4). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.Ipol saat membuka Sosialisasi Administrasi Kependudukan Tahun 2016, di Gedung Korpri-Soreang, Senin (4/4). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.Ipol saat membuka Sosialisasi Administrasi Kependudukan Tahun 2016, di Gedung Korpri-Soreang, Senin (4/4). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Sebanyak 50 ribu anak di Kabupaten Bandung dipastikan bakal memiliki KIA (Kartu Identitas Anak) atau KTP Anak mulai 2017. Dengan dimilikinya kartu tersebut, pemerintah akan lebih mudah dalam mengurus klaim santunan kematian.

“Manfaat lain dengan adanya KIA, diantaranya untuk mencegah terjadinya perdagangan anak, di samping akan lebih memudahkan pihak orang tua saat akan mendaftarkan anaknya ke sekolah,” ungkap Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.Ipol saat membuka Sosialisasi Administrasi Kependudukan Tahun 2016, di Gedung Korpri-Soreang, Senin (4/4/16).

Pelaksanaan pembuatan KIA menurut H. Dadang M. Naser, saat ini baru dilakukan di 50 kota/ kabupaten di seluruh Indonesia sebagai ujicoba. Mulai 2017, KIA akan dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Oleh karena itu, saya sangat menyambut baik adanya sosialisasi ini untuk memberikan pemahaman yang utuh kepada peserta mengenai KIA,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bandung Drs. H. Salimin, M.Si menyebutkan, penerbitan KIA mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 tentang Ketentuan Pemberian Identitas Terhadap Anak Usia kurang dari 17 Tahun.

“Syaratnya umur kurang dari 17 tahun dan belum menikah, diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kabupaten/ kota,” kata Salimin.

Adapun syarat untuk menerbitkan KIA, diantaranya fotokopi akta kelahiran, fotokopi e-KTP orang tua, pas foto anak berwarna ukuran 2×3 sebanyak 2 lembar dan fotokopi kartu keluarga.

“Syaratnya sangat mudah, jika belum paham silahkan bertanya ke kantor kecamatan terdekat atau langsung menghubungi kami Diisdukcasip Kabupaten Bandung di Jalan Raya Soreang,” ujarnya

Sosialisasi diikuti para kepala desa/ lurah, pengurus TP PKK Kabupaten Bandung serta sejumlah undangan lain.

Sementara untuk jumlah penduduk sudah memiliki KTP, menurut Salimin sampai akhir Maret 2016 tercatat 2.190.954 dari jumlah penduduk sebanyak 3.494.469 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk yang belum memiliki KTP tercatat 77.055 jiwa.

“Prosentase jumlah penduduk yang belum ber-KTP termasuk kecil, hal ini menunjukkan kesadaran warga untuk memiliki KTP cukup tinggi,” terangnya.

Pemilikan KTP pada masa sekarang dianggap sangat penting karena berhubungan erat dengan aktifitas kehidupan di Indonesia. Mulai dari pengurusan surat-surat tanah, surat kendaraan, pekerjaan, di samping sangat dibutuhkan untuk kelancaran proses politik seperti pemilu legislatif, pemilu presiden atau pemilu kepala daerah.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]