Bale Jabar

Dede Yusuf; Jamsostek ASN Harusnya Dikelola BPJS Ketenagakerjaan

×

Dede Yusuf; Jamsostek ASN Harusnya Dikelola BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf bersama Kepala Cabang Lodaya BPJS Ketenagakerjaan Bandung Alfian usai penyerahan CSR di halaman Masjid Al Jihad Desa Bojong Malaka Kecamatan Baleendah Kabupatem Bandung, Sabtu (30/3/19). by iwa/bbcom
Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf bersama Kepala Cabang Lodaya BPJS Ketenagakerjaan Bandung Alfian usai penyerahan CSR di halaman Masjid Al Jihad Desa Bojong Malaka Kecamatan Baleendah Kabupatem Bandung, Sabtu (30/3/19). by iwa/bbcom

BALEENDAH – Komisi IX DPR RI mengusulkan agar pemerintah segera mencari titik temu yang mengatur pengelolaan program jaminan sosial ketenagakerjaan (jamsostek) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan pekerja non ASN.

Hal ini dinilai cukup mendesak untuk mengakhiri dualisme pengelolaan program jaminan sosial ketenagakerjaan ASN, PPPK dan pekerja non ASN yang saat ini masih terpecah antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjan dan PT Taspen (Persero), termasuk Asabri untuk TNI.

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf menegaskan bahwa sejak awal posisi DPR tetap mengacu kepada UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS, sehingga seharusnya patuh terhadap isi undang-undang tersebut.

“Tentu dalam konteks ini kita melihat Undang-undang Nomor 24 tahun 2011, yang menyatakan BPJS Ketenagakerjaan sebagai pelaksana jaminan sosial ketenagakerjaan, seharusnya ASN juga masuk ke BPJS Ketenagakerjaan. Tapi, PT Taspen pun bersikeras untuk tetap mengelola pensiunan PNS dengan dsar UU ASN,” kata Dede Yusuf, kepada wartawan saat kunjungan kerja di Baleendah, Sabtu (30/3/19).

Untuk itulah, imbuh Dede, harus ada peraturan pemerintah serta due dilegence atau uji kelayakan yang saling mengkapitalisasikan potensi masing-masing sebelum merger pelaksana jamsos ketenagakerjaan pada 2029 mendatang sesuai amanat undang-undang.

“Komisi IX berharap semua semua jaminan sosial ketenagakerjaan bisa masuk ke BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah harus cari titik temu, jangan dibiarkan seperti rebutan market. Contohnya, pekerja honorer tidak masuk CPNS, maka akan kategori Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), perlindungan mereka untuk pensiunnya ka bisa dikelola BPJS Ketenagakerjaan,” sebut Dede.

Kendati begitu, masih banyak target market yang perlu digarap oleh BPJS TK sendiri. Dede menyebut Komisi IX DPR RI telah memberikan mandat agar asuransi jaminan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKI, diberikan semuanya kepada BPJS TK.

“Ada kurang lebih ada sekitar 5 juta peserta baru dari PMI ini yang diberikan semuanya kepada BPJS Ketenagakerjaan. Kenapa demikian, karena BPJS TK asetnya mencapai ratusan triliunan rupiah tapi jumlah kepesertaanya baru 40 juta. Targetnya harus sama, kurang lebih jumlah pekerja kita kurang lebih 130 juta pekerja, jadi masih jauh,” ungkap Caleg DPR RI Jabar II dari Partai Demokrat ini.

Untuk itu pihaknya terus meng-endorse agar BPJS lebih banyak menyasar untuk sektor informal yang jumlahnya sekitar 80 juta orang. “Maka BPJS Ketenagakerjaan ini kita minta bekerja untuk fokus saja dulu menggarap sektor informal,” pungkas Dede.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Polda Jawa Barat akhirnya menangkap Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita, perempuan asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang kasusnya menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, penangkapan dilakukan setelah tim penyidik berhasil melacak keberadaan tersangka melalui aktivitas transaksi perbankan yang […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebadung.com – Dewan Pakar Majelis Musyawarah Sunda (MMS) Yudi Latif menilai Indonesia membutuhkan revolusi Pancasila yang mampu menghadirkan pemerataan keadilan ekonomi sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda. Hal itu disampaikan Yudi Latif saat menyampaikan Pidato Kebangsaan pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar MMS di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung, Senin […]

Bale Jabar

SORONG, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna menghadiri dan menyambut baik Deklarasi 42 Kepala Daerah se-Tanah Papua dalam Gerakan Nasional Pemberantasan Tuberculosis (TBC) Berbasis Komunitas di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu 30 Mei 2026. Kang Dadang Supriatna (KDS) yang juga menjabat sebagai Bupati Bandung ini mengatakan, deklarasi ini […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Ganesha Business Festival (GBF) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) berhasil menarik lebih dari 7.000 pengunjung di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, Sabtu (30/5/2026). Ajang tahunan yang menampilkan berbagai inovasi, karya bisnis, dan kreativitas mahasiswa itu mengusung tema “Human Edge: The Power Beyond Technology”. Tema tersebut […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Ketua Harian DKM Masjid Raya Al Jabbar KH Tata Moch Tasdiq SH mengajak umat Islam memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum menyembelih sifat sombong, egoisme, dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Hal itu disampaikan KH Tata Moch Tasdiq yang juga pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur’an Fajar Ashshidiqi, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana atau DP3AKB Jawa Barat mendorong penguatan edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari upaya membangun keluarga berkualitas. Kepala DP3AKB Jawa Barat, Siska Gerfianti, mengatakan keluarga yang kuat menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. Menurut dia, kesehatan reproduksi tidak boleh dipandang sebagai […]