Bale Bandung

Camat Cimaung; “Masih Banyak Warga yang BAB Sembarangan”

×

Camat Cimaung; “Masih Banyak Warga yang BAB Sembarangan”

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Kab Bandung, Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser saat Rakor Tim Pembina P2WKSS Kab Bandung di Aula Rapat Kantor DP2KBP3A di Soreang, Kamis (20/6/19). by Humas Pemkab
Ketua TP PKK Kab Bandung, Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser saat Rakor Tim Pembina P2WKSS Kab Bandung di Aula Rapat Kantor DP2KBP3A di Soreang, Kamis (20/6/19). by Humas Pemkab

CIMAUNG, Balebandung.com – Motto pembangunan Sabilulungan yang diusung oleh Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip, sudah semestinya diterapkan pada seluruh program kegiatan di lingkungan Pemkab Bandung.

Termasuk dalam mendukung dan mengimplementasikan program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Program yang mengangkat perempuan sebagai motor penggeraknya ini, pada tahun 2019 menyasar RW 7 Kampung Babakan Kiara, di Desa Malasari Kecamatan Cimaung.

Penetapan lokasi itu sendiri, sudah terpayungi Keputusan Bupati Bandung Nomor 411.4/Kep.656-DP2KBP3A/2018 tentang Desa Malasari Kecamatan Cimaung sebagai Lokasi Desa/Kelurahan Binaan untuk Pelaksanaan P2WKSS Tahun 2019.

Dan merujuk pada keputusan bupati tersebut, Kampung Babakan Kiara ditetapkan menjadi sasaran untuk di rechecking (dinilai kembali) oleh Tim Penilai P2WKSS Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Oktober mendatang. Sebelumnya, telah dilakukan verifikasi awal pada 12 Maret lalu.

Data Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung mencatat, daerah di bawah kepemimpinan Camat Cimaung Faisal Sulaeman ini, memiliki permasalahan sosial yang belum tertuntaskan secara menyeluruh. Terutama masalah perilaku hidup sehat yang masih jauh dari harapan.

“Masih banyak warga yang Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Mungkin ini menjadi pertimbangan, pada tahun 2019, Desa Malasari masuk pada penilaian dan rechecking Provinsi Jabar. Mudah-mudahan program P2WKSS, bisa menjadi solusi,” ucap Camat Cimaung Faisal Sulaeman saat Rakor Tim Pembina P2WKSS Kab Bandung di Aula Rapat Kantor DP2KBP3A di Soreang, Kamis (20/6/19).

Rakor melibatkan sejumlah perangkat daerah (PD) terkait dan dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kab Bandung, Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser.

Dalam kesempatan itu, Faisal mengatakan P2WKSS bisa membuka ruang bagi masyarakat terutama kaum perempuan, untuk bisa berkarya dan berpartisipasi memajukan daerahnya dari berbagai aspek.

Oleh karenanya camat mengajak kepada masyarakat untuk bisa mengoptimalkan kemampuan yang ada. “Bisa tenaga ataupun pikiran. Saling bahu membahu, dalam hal ini ikut peduli pada lingkungan dan menjaga alam,” imbuhnya.

Sekretaris DP2KBP3A Kabupaten Bandung H. M. Haerun, S.H, M.H menuturkan bahwa progres pembangunan melalui pembinaan program P2WKSS sampai dengan bulan Juni ini, sudah mencapai 50 persen. Ditargetkan pada bulan Agustus, sudah bisa mencapai 90 hingga 100 persen. Sebab di bulan September lanjut Haerun, pihaknya harus segera menyusun laporan untuk diserahkan ke Provinsi Jawa Barat.

Menyikapi persoalan-persoalan yang ada, bersandar pada motto Sabilulungan, Haerun mengatakan seluruh PD di lingkup Pemkab Bandung secara kebersamaan dan didasari tanggungjawab, mengerahkan segala upaya. “Baik itu secara fisik maupun non fisik, yang tentunya bersinergis dengan program P2WKSS ini,” ungkap Haerun.

Sebut saja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memberikan pembinaan berupa pelatihan olahan makanan dan kemasan. Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) membangun Greenhouse, Cooking Class dan melakukan pemeriksaan sampel keamanan pangan.

Kemudian Dinas Pertanian (Distan) memberikan bibit tanaman, ternak domba, bantuan alat pengolah daging serta bimbingan teknis pengolahan daging. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyediakan layanan perekaman e-KTP, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akta Kelahiran serta bantuan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) berupa sarana prasarana olahraga.

Pada bidang lingkungan, tambah Haerun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memberikan motor dan roda sampah, menggelar pelatihan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA), mensosialisasikan bagaimana mengelola Lubang Resapan Biopori (LRB), komposter dan Bank Sampah. Dinas lainnya yakni Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) memberikan pembinaan, bagaimana masyarakat setempat dapat mengenal perpustakaan dan mendirikan Pojok Baca. Sedangkan Dinas Perhubungan (Dishub), dari aspek fisik memberikan Traffic Cone, Helm dan secara non fisik mensosialisasikan ’Safety Riding’.

Sementara dalam menyikapi permasalahan BAB sembarangan, kata Haerun, Pemkab Bandung melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) memberikan bantuan berupa sarana prasarana Mandi Cuci Kakus (MCK) dan penyediaan air bersih.

“Tak hanya persoalan BAB ini yang kita tuntaskan, namun permasalahan sosial lainnya, kita rempug secara sabilulungan agar Kp. Babakan Kiara dapat maju dan mandiri dalam perkembangan zaman yang sudah semakin berdaya saing,” pungkas Haerun.

Sinergitas melalui semangat sabilulungan ini tidak saja tertanam di internal Pemkab Bandung. Menurut Hairun, melibatkan pihak lain antara lain unsur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kertaraharja. PDAM berkontribusi secara fisik memberikan mesin jahit, sedangkan BPR dari aspek non fisik mensosialisasikan tentang literasi keuangan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com — Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan normalisasi Irigasi Cigugur di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, sebagai bagian dari upaya mengurangi potensi banjir memasuki musim hujan. Namun, pelaksanaannya untuk sementara digerakkan melalui kolaborasi pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan media dalam skema pentahelix. Bupati Bandung Dadang Supriatna memantau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Ciheulang, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]